Sore di Jimbaran

Memanjakan mata jelang buka puasa. Berlari kecil di atas hamparan pasir putih, menyambut deburan ombak dan air pasang yang menyejukkan kaki. Segala duka dan gundah sejenak menghilang, yang ada hanya bahagia. Senyum merekah bersama rona senja … “Kamu lebih kuat dari sebuah masalah”.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Cukup di sini

20160616_072408

tentang kamu ‘tuk terakhir kali

yang menyisakan satu janji

kemarin, aku belum menagih

dan tak akan lagi

karena, ku tahu hari ini, pun setelah hari ini

janji itu tak akan kau tepati

kecewa, sakit, sedih sudah pasti

namun ku coba berbesar hati

dan kamu cukup sampai di sini

Duhai Sang Pemilik hati,

ku pasrahkan hati ini

agar tak lagi luka dan perih

Pada Mu ku berserah diri

 

 

seperti sinetron

Sekedar sharing, tapi semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua…

Minggu pagi kemarin, Paman yang tinggal di Kab. Enrekang menelpon saya, menanyakan sebuah alamat, kebetulan saya sedang di luar kota namun saya tetap memberitahu kalau alamat yang dimaksud tidak jauh dari rumah, dan adik saya juga tahu alamat tersebut dan bisa mengantar beliau ke sana. Kemudian saya pun segera menghubungi orang rumah.

Tak lama berselang, kakak saya mengirimkan pesan di grup wechat kami :

Kakak : Putta, carikan dulu nomornya hery, urgent

Kakak : motornya Om Appang yang dicuri adai di toa daeng 3

Furqan, kami biasa memanggilnya Putta adalah adik saya yang tinggal di Kota Palopo.

Hery, sepupu kami seorang petugas kepolisian di Makassar.

Arfan, kami biasa memanggilnya Om Appang. Saudara Laki-laki Ibu yang tinggal di Kab. Enrekang. Kehilangan motor kesayangannya dua bulan yang lalu.

Putta : Tunggu… d gudang ka … kejar setoran

Putta : 085xxxxxxxxx.. nmrx heri

Menurut info dari rumah, setelah komunikasi dengan Heri, mereka pun bergegas menuju TKP – Toa Daeng 3 – Rumah seorang Tukang Rental Mobil, yang sebelumnya telah berkomunikasi dengan  Paman via telepon.

Berdasarkan cerita dari Paman, kemarin memang Paman sedang dalam perjalanan ke Kota Pare-pare. Paman seorang pedagang barang campuran, yang membeli barang dagangan di Kota Pare-pare karena jaraknya juga lebih dekat dibanding harus berbelanja ke Makassar. Namun, di tengah perjalanan seorang tetangga, yang ternyata Paman dari Si Pemilik Rental Mobil.

Adalah Si Pemilik Rental, telah menyewakan mobilnya ke Tuan X, namun sudah 2 minggu dari  mobil yang disewakan belum kembali. Si Pemilik Rental pun mendatangi alamat yang diberi oleh Si Penyewa, dan mobil pun dikembalikan, namun setelah melihat kondisi mobil-jok belakang dan tape sudah entah di mana-Si Pemilik Rental marah dan meminta pertanggung jawaban penyewa. Akhirnya ia menemukan sebuah motor yang kondisinya masih baru, ia pun mengambil motor tersebut sebagai jaminan sampai Si Penyewa melunasi hutangnya. Sesampai di rumah, Si Pemilik Rental memeriksa kondisi motor dan menemukan STNK pemilik motor yang alamatnya dekat dengan rumah Pamannya. Segera dihubunginya Si Paman bla bla bla … sampai akhirnya terhubung dengan Paman Kami.

” seperti sinetron, kata kami, bersyukur pada Allah ternyata Paman masih berjodoh dengan motornya, dan berterima kasih pada Si Pemilik Rental yang baik … Allah akan membalas yang lebih. Aamiin.

 

 

 

 

[belajar ekspor] Certificate of Quality

Awal bulan ini, perusahaan kami membuka kontrak dengan buyer baru dari China. Pengiriman perdana juga di bulan ini. Seperti pengiriman kami ke buyer reguler kami, kontrak tetap kami buat, dengan mensyaratkan dokumen-dokumen ekspor, yaitu invoice-packing list (CIPL), Bill of Lading (BL), Certificate of Origin (COO) dan Phytosanitary. Namun, buyer baru kami ini mensyaratkan 1 dokumen lagi, yaitu Certificate of Quality yang diterbitkan oleh Sucofindo atau Lembaga Survey lainnya.

Atas dasar kontrak tersebut, kami pun segera mengkomunikasikan hal tersebut dengan pihak Sucofindo. Informasi dari Sucofindo memberikan ilmu dan pengalaman baru buat kami. Bahwa terkait dokumen yang kami butuhkan, terlebih dahulu kami harus bersurat ke Sucofindo untuk proses pengambilan sampel dan analisis. Untuk proses pengambilan sampel juga ada dua cara, pertama : jika pihak Sucofindo yang mendatangi gudang kami, maka hasil akhirnya adalah Certificate of Quality, namun jika kami yang membawa sampel kami ke Sucofindo, maka hasil akhirnya adalah Report of Analysis. Certificate of Quality membutuhkan waktu dan biaya yang lebih daripada Report of Analysis.

Semua kembali ke kebutuhan pihak buyer, mereka membutuhkan Certificate of Quality atau Report of Analysis. Sehingga kami pun mengkomunikasikan hal tersebut dan mereka setuju dengan Report of Analysis. Alhamdulillah.

Dan karena kami telah bersurat untuk pengambilan sampel ke gudang via email, maka kami pun mengirimkan kembali pemberitahuan sebagai berikut :

Dear Sucofindo Makassar,

Dengan ini kami sampaikan bahwa permohonan sampling rumput laut ini diubah menjadi permohanan report of analysis, oleh karena itu hari ini kami akan membawa sampel rumput laut ke Sucofindo utk dilakukan analisis impurities dan moisture content.
Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatiannya.

Rgrds,

xxx

Berikut contoh Surat Permohonan Pengambilan Sampel

[KOP SURAT]

No. : …
Lamp : –
Hal : Permohonan Pengambilan Sampel dan Analisis

Kepada Yth.
Pimpinan PT. SUCOFINDO Cabang Makassar
Di Makassar
Dengan hormat,
Bersama surat ini kami bermohon kepada Bapak/Ibu Pimpinan PT. SUCOFINDO Cabang Makassar untuk dilakukan pengambilan sampel dan analisis impurities dan moisture content terhadap komoditi kami yaitu Dried Gracilaria Seaweed di tempat kami.

Berikut ini kami sampaikan alamat gudang dan waktu pengambilan sampelnya.
Tempat : ……………………………………
Waktu : Jumat, 10 Juni 2016 (Pukul 09:00 – 16:00)
Kontak Gudang : Bapak Ari Setiawan (0823-xxxx-xxxx)
Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Hormat kami,
………………
Divisi Ekspor

….

Semoga bermanfaat

Salam Sukses

^_^

Judulnya hanya menemani

Di satu malam di pertengahan bulan Mei 2016, saya memposting di salah satu akun medsos saya beberapa foto jejak perjalanan ke Pantai Akkarena di siang harinya. Judulnya sih cuma menemani tamu dari Jakarta dan niat awalnya bukan ke Akkarena, tapi ke Pulau Samalona. Berhubung niat awal tak kesampaian , jadilah kami ke Akkarena. Meski kedatangan kami disambut angin laut yang super kuenceng, tak menyurutkan semangat gifo kami :)))))

#cheeeeerrrrs #Turis-turis #nekat

Cukup pahami kami yang hanya ingin mengabadikan #kenangan

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

NIK – Nomor Identitas Kepabeanan

Kamu eksportir/importir ? … Sudah punya NIK atau belum ? … Apa sih NIK itu ? …

Bagi pengguna jasa baik itu eksportir maupun importir sudah sangat akrab dengan yang namanya NIK (Nomor Identitas Kepabeanan), karena NIK adalah KTP bagi eksportir/importir.

Dalam Buku Panduan Proses Registrasi Kepabeanan dikatakan bahwa NIK (Nomor Identitas Kepabeanan) adalah nomor identitas yang bersifat pribadi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada pengguna jasa yang telah melakukan registrasi untuk mengakses atau berhubungan dengan sistem kepabeanan yang menggunakan teknologi informasi maupun secara manual.

Jadi intinya NIK hanya akan diberikan kepada pengguna jasa yang telah melakukan registrasi terlebih dahulu, namun tentunya ada syarat dan ketentuan yang harus dilengkapi dan disiapkan sebelum melakukan registrasi. So, apa-apa saja dokumen yang harus anda punyai untuk persyaratan aju NIK ? … baiklah mari dicek satu per satu ya …

  1. Akte Pendirian Perusahaan dan SK Kehakiman
  2. Akte Perubahan yang terakhir + SK Kehakiman (jika ada perubahan)
  3. Surat Keterangan Domisili Perusahaan yang masih berlaku
  4. NPWP Perusahaan / SKT (Surat Keterangan Terdaftar) NPWP
  5. SPPKP (Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak)
  6. SIUP, TDP bagi eksportir
  7. API (Angka Pengenal Impor) bagi Importir
  8. NP PPJK bagi Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan
  9. Identitas Penanggung Jawab
  10. Laporan Keuangan
  11. Rekening Koran
  12. Surat Kuasa bermaterai cukup, jika permohonan registrasi dilakukan oleh selain Penanggung Jawab

Nah, kelengkapannya seperti di atas. Jika masih ada yang kurang harap segera dilengkapi.

Untuk registrasi online, baiknya menggunakan browser mozilla firefox terbaru untuk menggunakan Sistem Aplikasi Registrasi Kepabeanan. Dan untuk masing-masing dokumen dalam format pdf dan berukuran maksimal 5MB untuk setiap file-nya. Mohon dipastikan masing-masing file telah memuat dokumen secara lengkap (jika dokumen multi-halaman) dan jelas (dokumen dapat terbaca dan foto yang terdapat pada dokumen harus jelas).

Sepertinya sudah cukup jelas penjelasan singkat saya, so yuuuks cap cus bismillahirrohmanirrahiim selamat mencoba, semoga sukses:)

 

 

 

percaya lagi

 

 

d kampoengAda rasa yang membuatku kembali percaya

Mengganti sepi yang perlahan sirna

Entah brapa lama, aku mengunci hati

Membaginya hanya untukku sendiri

Kehangatan yang kau bawa

 

Membuatku kembali mengeja pagi

Secercah cahaya mulai kembali

 

Meski tak mudah membuka hati yang tlah lama terkunci

Namun kau membuatku percaya lagi

Dan aku ingin membaginya denganmu

Hanya denganmu

Cahaya pagiku

Hidup itu tidak mahal …

Rempong mana, alismu atau mobilku #edisi baca stikcer mobil lewat. Mobilnya sudah hilang entah ke mana, kalimatnya justru makin lengket kayak noda tinta

Bagi sebagian orang, ehm orang ya artinya bukan cuma buat kaum hawa, tapi di kalangan adam pun tak sedikit yang merasa cucok dan kadang dibuat rempong dengan urusan alis. Tuntutan profesi dan gaya hidup yang menuntut gaya kekinian adalah alasan terbesar dari yang akan terucap.

Namun apapun itu, entah karena tuntutan profesi atau sekedar gaya hidup, please jangan dibuat mau dibuat rempong ya. Alis dicukur habis lalu diganti dengan tato-an, ada juga yang disulam-sulam na’udzubillah.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ

“Allah melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah dan yang meminta dicabut.” (HR. Muslim no. 2125)

An Nawawi rahimahullah ketika menerangkan an namsh, beliau katakan, “An naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram kecuali jika pada wanita terdapt jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan, bahkan menurut kami hal itu disunnahkan.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/106).

Allah menciptakan kita sebagai sebaik-baik makhluk, menciptakan mata bukannya tanpa alis. So Please … syukur, syukur, dan syukur. Itu sudah !!!

Hidup itu tidak mahal, yang mahal itu gaya hidup