DARI ATAS SATU TANAH TEMPAT KITA BERPIJAK

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh…

Pada setapak kehidupan ketika kau bersedih
Senandung cerita lirih hati yang tak bertepi Pada dimensi sajak hari yang terlalu dingin Ketika kesepian menjawab renta malam tanpa angin Semilir hidup dan sebuah kalimat mungkin
Pada harapan ketika jiwa harus tetap berdiri Membelai hidup yang tak memerlukan terima kasih

Maka, maafkanlah…
Hadapi hidup ini apa adanya Hidupi hidup dengan iman dan kesabaran
Enyahkan kejenuhan hidupmu buanglah rasa cemas Bersyukurlah seluas langit dan bumi
Tinggalkan kekosongan harimu dalam rencana esok pada kehidupan di hari yang lain
Tanyakan pada dirimu akan kesantunan yang selalu terabaikan !

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh…

Peliharalah, peliharalah senyummu agar tak menjadi palsu
Menikmati kesedihan dan menjadi tangguh Menakhlukkan pedih menjadi peluru
Bernafas seperti batu, menjadi
singa dalam kejayaan matahari Menjaga malam bersama tamaknya ibadah para rahib rabbani
Mensyukuri semesta barsama para penjaga purnama Menikahkan jiwa bersama dakwah
Mencumbu cinta didalam jihad Bekali perjalanan bersama Allah dan RasulNya Membalut hati tanpa retorika

Siapkah kau jika hari menjadi pedang dan kesempatan kedua tak lagi memilki sarang Bertarung manjaga cinta dalam kesepian
Membunuh waktu dalam harapan Karena lahir adalah untuk melihat kenyataan

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh…

Pada lautan airmata kita belajar
Pada kepedihan yang mendidik kita tuk tak gentar Bertahan menjadi akar, bersemi pada keteguhan yang mekar

Celakalah para humazah dan lumazah Neraka serapah jelantah Kebutuhan jiwa di alam barzakh

Menebar jejak misteri syafaat dan kesolehan Pada saat setiap telusuri sahara jiwa dan keabadian Didekat jasad syahid hamzah Temukanlah ibroh bukit uhud dari profil mini musoirah

Begitulah sejarah menuntut kita tuk bangkit kembali Meniti tangga hari walau berulang terjatuh bangkit dan kembali terjatuh

Berdiri dan optimislah! Karena kita adalah pewaris Rasulullah diajarkan bersabar diantara lapisan batu penduduk Thaif

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh…

Low quality image of the historical "seal...

Low quality image of the historical “seal of Muhammad”, with some added artistic decoration (and an illegible copyright notice). The seal itself is found on letters sent from Muhammad. The text reads “Muhammad rasul Allah (Muhammad is the messenger of God). (Photo credit: Wikipedia)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s