naluri cahaya

English: A green version of http://commons.wik...

English: A green version of http://commons.wikimedia.org/wiki/Image:Allah-eser2.jpg (Photo credit: Wikipedia)

Tanpa aba-aba alias miscall terlebih dahulu, eh tiba-tiba lampu main padam begitu saja. Hmmm … seperti kedatangan hujan yang menderas seketika pun disusul oleh angin kencang yang sukses menerbangkan atap beberapa rumah tetanga, akhirnya berimbas ke pemadaman yang sering terjadi. Yah, untuk masyarakat yang cerdas akan segera mafhum kalau ini semata-mata adalah demi alasan keselamatan, meskipun tak bisa dipungkiri juga bahwa akibat pemadaman yang lebih sering dari minum obat sesuai resep dokter alias lebih dari 3×1 sehari akan berimbas pula pada umur alat-alat elektronik seperti lemari es dan lainnya.

Oh iya, sebelum merembes ke banyak hal … “merembes” hohohoho air kali ya ??? … karena sebenarnya ini hanyalah pengamatan seorang amatir dari diriku dan sebuah prolog dariku tentang sebuah percakapan sederhana yang biasa terjadi di sekitar kita dan baru saja terjadi di gubuk sederhanaku.

Adzan maghrib sudah berkumandang, saat tiba-tiba pemadaman lampu kembali terjadi. Si Ica, adikku dengan sigap menyalakan “lampu cash” imut kami dan meletakkannya di atas tempat tidurku, tepat di samping Si Ria, adik bungsuku yang sedang bersiap-siap hendak melaksanakan Sholat Maghrib. Saat Si Ria sedang sholat, Si Mama masuk ke dalam kamar sambil berkata pada Ica, “kenapa lampunya diletakkan di situ, apa tidak mengganggu orang sholat”. Dengan santainya Si Ica menjawab, ” sengaja M, nanti kalau dijauhkan dia tak tahu di mana tempat sujudnya hehehe :)”.

Jawaban adikku yang satu ini memang hanya bercandaan kecil seperti yang biasa kami lakoni satu sama lain. Namun, dibalik itu naluriku sedikit terusik oleh sebuah kata. “Cahaya”. Bahwa cahaya, adalah termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung yang diberi cahaya oleh Allah SWT, dan sebaliknya merugilah orang-orang yang tak mendapatkannya. Bahwa karena cahaya itulah, orang-orang yang beruntung tadi akhirnya bersegera memenuhi panggilanNya, menunaikan Sholat saat mendengar seruan dari para Mu’adzin. Yah, hanya orang-orang yang mendapat cahaya di dalam hatinya yang tergerak, sebaliknya betapa banyak orang yang mengabaikannya karena hatinya masih gelap karena belum mendapatkan cahaya. Bahwa orang-orang yang telah diberi cahaya di dalam hatinya, dalam keadan gelap sekalipun, entah karena berada di tempat yang gelap atau bahkan karena “maaf” secara fisik penglihatan mereka  terbatas atau tidak dapat melihat sama sekali pun, mereka tetap tahu ke mana dan di mana tempat sujud mereka. Karena sejatinya kita dari tanah dan atas izin Allah kita diciptakan sebagai makhluk yang sempurna dan kelak atas izinNya pula kita akan dikembalikan ke tanah pula.

Sebuah ungkapan sederhana yang sudah sangat familiar di telinga, apalagi saat kita kanak-kanak, saat masih jadi santri di sebuah surau, masjid (belajar mengaji) dulu, ada baiknya aku sematkan di akhir celotehku ini …

“Sholatlah kamu sebelum disholati” 

<<semoga bermanfaat^^>>

Cinta Sejati ~ Ost. Habibie Ainun

Sumber lirik : http://www.kucoba.com

English: First Lady Ainun Habibie and Head of ...

English: First Lady Ainun Habibie and Head of the National Library of Indonesia Hernandono, during a visit to the National Library of Indonesia on July 23, 1999. Bahasa Indonesia: Ibu Negara Hj. Ainun Habibie tampak sedang berbincang dengan Kaperpusnas Hernandono saat berkunjung ke Perpusnas RI, 23 Juli 1999 (Photo credit: Wikipedia)

Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku

Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah

Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Saat aku tak lagi di sisimu

Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan

Pasti tahu cinta kita sejati
Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan

Pasti tahu cinta kita sejati

Finally, tercapai juga cita-cita ku menyaksikan the true love yang mensejarah yang jadi trending topic di mana-mana. Menutup tahun 2012 bersama Habibie Ainun hohohoooo ….

Awalnya sempat gak nyadar juga, terhanyut dalam alur cerita yang sangat [sesuatu] ini, eh giliran keluar dari pintu darurat Mall karena pintu utama sudah ditutup, wow rupanya disambut meriah oleh hujan kembang api di udara. So, welcome 2013. Tapi, maaf aku tak bisa berlama-lama, malam sudah larut dan sekali lagi maaf, sebenarnya aku tak begitu bersahabat dengan angin malam.

#justtrytoremember

celah cahaya

The silver threads of my tasbih

The silver threads of my tasbih (Photo credit: Swamibu)

Alhamdulillah masih ada nafas dan waktu membersamai damainya pagi dan senin

Sedikit mendung dan titik-titik genangan sisa kelebatan yang menderas semalam

Alhamdulillah lagi cahaya mulai tersenyum dari balik awan

Jadi jangan banyak mengeluh ya, dan …

jangan lupa menyelipkan sebaris doa dan semangat di setiap langkahmu kawan

menyela setitik cahaya di atas sana, mari tersenyum ^^

hhohohooo lapar to

 

Masih bersama hujan yang enggan beranjak,

 

kaki pun enggan bergerak jauh dari jendela.

 

Menanti ??? … oh entah aku ini menanti siapa

 

galau laksana mendung yang masih bergelayut manja di atas sana.

 

jelas tampak berbeda dengan dua lelaki yang khusyuk bercengkerama

 

satu sama lain tampak antusias, melawan suara hujan yang menderas hebat

 

prospek masa depan, tampak begitu menggairahkan jiwa mereka

 

pun seketika mengalihkan inderaku, aku tergoda

Study.Lapar.Makan.SambungStudy   Hidup aku seb...

Study.Lapar.Makan.SambungStudy Hidup aku sebangai robot? Recheck balik Surah Al-Kahfi:103-106 Surah Adz-Dzaariyat:56 Surah Al-Baqarah:30 Surah Al-A’raaf:179 Surah Ar-Rad:11 (Photo credit: asyraaf.azahari)

hohohooo … rupanya godaan bukan hanya dari dua lelaki di sudut sana

 

dua wanita dua generasi yang sedari tadi grasak-grusuk, kembali mengusik inderaku dengan aroma yang membangkitkan rasa lapar.

 

Oh, kurasa ini sinyal untuk bersegera, makan siang sudah siap.

 

dan kukira kampung tengah pun sedari tadi meminta subsidi.

 

kotak 2013

and the problem is if you do not take any risk, you will bear greater risk

dan masalahnya adalah jika kau tak mengambil resiko apapun, kau akan menanggung resiko yang lebih besar

Letter box

Letter box (Photo credit: Wikipedia)

Di bawah curah lembut hujan awal tahun …

Semoga menjadi awal yang baik untuk setiap sukses yang tertunda kemarin

alur kemarin telah berlalu, meninggalkan jejak, pengalaman, pelajaran

apa yang telah dan akan terjadi, terjadilah …

rasa cemas dan takut adalah kebodohan yang harus segera musnah

masa depan siapa yang tahu, biarlah menjadi bingkisan kado terindah dari-Nya, yang akan dibuka pada waktunya

toh yang terpenting dan sangat berharga adalah hari ini dan apa yang kau lakukan hari ini, berbuatlah !!!

petik dan rebutlah

dan satu hal bahwa kau hanya punya satu masalah

dan masalahnya adalah jika kau tak mengambil resiko apapun, kau akan menanggung resiko yang lebih besar, camkanlah

dan selanjutnya … selamat melangkah

sukses menanti di ujung jalan ^^d