Hujan di bulan Juni

“Hujan … Kau ingatkan aku tentang satu rindu di masa lalu, saat mimpi masih indah bersamanya …”

Dear Ayah, tepat setahun berlalu, izinkan kami mengenangmu selalu.
Pusara dan tanah merah, namun do’a kami semoga Allah melapangkan alammu.

Ayah … Engkau adalah Ayah terhebat untuk kami,
Sungguh tak pernah lelah mengajari kami membaca dan memaknai ayat demi ayat Kitab nan Maha Suci,
Menjadi imam dalam sholat dan hidup kami,
Dan kemudian kami menyimpan cerita “penduduk Mekah” yang tetap hangat untuk kami

Hujan masih membersamai
Dan Juni …
Pun bait-bait do’a kami tetap bersemi
Untuk Ayah yang selalu menjadi papa kami

“Wahai Allah, ampunkan segala dosa Ayah kami, lapangkan alam kuburnya, jauhkan ia dari siksa kubur dan api neraka. Amin … ”

hari  setahun yang lalu

hari setahun yang lalu

Belajar EMKL : Contoh Surat Permohonan SKA

Di pelajaran tentang COO/SKA sebelumnya, kita sudah membahas apa itu COO. So, kali ini saya hanya akan berbagi contoh Surat Permohonan SKA. Surat yang akan anda bawa beserta data-data pendukung yang telah anda upload dan anda kirimkan ke IPSKA (Instansi Penerbit SKA) saat registrasi online.

contoh

contoh

lagi-lagi karena nikmat-Nya

Hari ke dua di pengungsian, maklum rumah lagi direnov jadinya sampai untuk waktu yang entah kapan harus angkat kaki, angkat koper dan sebagian besar isi rumah ke rumah seorang kerabat. Tepatnya sih di kolong rumah dengan segala keterbatasan dan kesederhanaan. Banyak belajar, banyak bersabar, banyak bersyukur, toh masih di kolong rumah dan bukannya kolong jembatan, na’udzubillah. Jadi miris juga membayangkan mereka-mereka yang hidup di kolong-kolong jembatan. Dear Grandma Almarhumah dulu selalu menguatkan dan membesarkan hati kami “sabar jadi subur”.

Segala kesederhanaan kami sambut dengan kesyukuran yang tak berhingga, toh jauh sebelum saat ini kami juga pernah merasakan yang lebih tak berkecukupan dari masa-masa ini dan Alhamdulillah masih bisa survive hingga sekarang. Dan itu semua tentulah karena campurtangan Allah atas hidup kami.

Alhamdulillah ‘alaa kulli haal …”

Selalu dan selalu karena nikmat dan kebesaran – Nya.

syukur …

syukur …

Alhamdulillah …

… dan demikianlah kami memaknai semuanya.

itu sudah !!!

Langit sebenarnya tak mendung, tapi galau. Demikian kata teman-teman yang habis kehujanan plus kena macet yang berkepanjangan dua minggu terakhir lantaran demonstrasi mulai dari mahasiswa sampai security yang belum jelas ujungnya juga.

Macet, hujan, banjir hohohoooo maka sempurnalah …

Dinikmati, disyukuri, ambil hikmahnya saja …

tak mau pusing ah, itu sudah !!!

Security

Security (Photo credit: LoopZilla)

… sebelum tidur

Ada yang pergi, ada yang datang mengisi
Seperti Mei berganti Juni
Dan Sya’ban yang mulai merangkak, mengetuk pintu Rajab, dan ku kira Ramadhan pun tak sabar dinanti
Meski hujan masih menitik deras, namun kemarau tak berkecil hati
Tak ada bintang malam ini, namun nyanyian katak tak begitu buruk untuk diresapi.
Dingin makin menjadi, lebih baik melanjutkan mimpi …


Sebelum kalimatnya makin panjang, makin gak … Di akhiri saja kali ya, mata mulai redup nih, efek hujan, sepi n lelah yang hebat …
Baca do’a, tarik selimut …
Siap mengarungi dunia mimpi
“Dengan nama Mu Ya Allah aku hidup, dan dengan nama Mu Ya Allah aku mati”

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

dalam Juni

Hampir sepekan Juni membersamai,

dan sisa-sisa hujan yang masih menitik

apa resolusiku, tanyamu ?

melanjutkan hidup,

menemukan kedamaian di sudut hati orang-orang terkasih

hanya itu ? tanyamu lagi

ya, hanya itu

Langit Juni masih mendung,

namun percayalah semua tak akan lama

kuharap senyumnya segera bersemi

menghapus kelam bayangan langit

dan kembali kita temukan pijar masing-masing

Di satu Juni aku merenung

di satu Juni aku berduka

di satu Juni aku tersenyum

semua tak sama

tak selalu sama

meski demikian, aku ingin pulang dan mengulang

semua bersama

12-losari-01