seperti pelangi

rainbow

Jauh

tapi pelangi selalu punya warna

dan saat kau merindukannya  diapun berkirim pesan pada hujan

di satu sore dia akan datang dan kau bisa melihat dari jendela

selengkung senyum manis untukmu

meski jauh

namun hati telah terpaut, kaupun menyimpan sekeping untuknya

jauh hanya masalah waktu

dan kau pun tahu

dia tak pernah ingkar janji

 

 

 

 

Belajar EMKL : tuslah

Lama tak berbagi informasi seputar dunia EMKL, Alhamdulillah siang ini sambil menunggu panggilan Dzhuhur mari kita wujudkan 🙂

Libur lebaran sudah berlalu, seminggu insyaa Allah cukuplah, apalagi kami yang berkiblat pada jadwal pelayaran it’s our long holiday. Setelah itu kembali rutinitas. Dan kalau diingat-ingat kembali, sepertinya kurang dari seminggu juga sih hheheheee …

4_kontainer menuju pelabuhan

Di satu siang, minus beberapa hari sebelum lebaran seorang costumer menanyakan tentang biaya tuslah container di Jakarta. Kalian mungkin sudah biasa mendengar istilah “tuslah” ini, dan kalau belum mulai hari ini insyaa Allah sudah tahu. Tuslah tak lain adalah biaya tambahan. Kalau istilah umumnya kenaikan tarif armada lalu-lintas baik darat, laut maupun udara karena adanya lonjakan penumpang. Biasanya diberlakukan menjelang hari raya (H-7) dan H+7 maupun hari-hari besar lain. Misal tahun baru atau liburan panjang. Persentase kenaikan Tuslah biasanya diatur oleh Dinas perhubungan.

Nah, untuk pengguna jasa container sendiri, tuslah terjadi akibat kepadatan arus  lalu-lintas darat sehingga dikeluarkanlah biaya ekstra agar container sampai ke tujuan dengan aman, selamat dan tak membahayakan pengguna jalan lainnya. Biaya tambahan yang dikeluarkan seperti pengalaman kemarin di tiga hari pertama berlaku biayanya lebih sedikit dibanding hari ke empat dan seterusnya.Untuk para pengguna jasa yang aktif melakukan pengiriman container hal ini terkadang tidak bisa dihindari, karena itu biasanya kami menginformasikan kepada mereka sebelum proses stuffing sehingga tidak akan terkejut jika kemudian si costumer dibebankan biaya tuslah.

Dan sepertinya tulisannya jeda dulu, lain waktu dilanjutkan kembali

Belajar EMKL : Contoh Surat Permohonan SKA

mengulang pelajaran 🙂

analekta and me

Di pelajaran tentang COO/SKA sebelumnya, kita sudah membahas apa itu COO. So, kali ini saya hanya akan berbagi contoh Surat Permohonan SKA. Surat yang akan anda bawa beserta data-data pendukung yang telah anda upload dan anda kirimkan ke IPSKA (Instansi Penerbit SKA) saat registrasi online.

contoh

contoh

Lihat pos aslinya

jatuh – bangun

Bersama siang yang cerah dan merahnya kelopak bougenvilla di sudut taman.

Sekedar mencuri-dengar suara kristina dari balik tembok, rumah tetangga

“jatuh-bangun”

Mencoba mencerna kata demi kata :

“jatuh bangun aku mengejarmu, namun dirimu tak mau mengerti

ku bawakan segenggam cinta namun kau meminta diriku membawakan bulan ke pangkuanmu

… “

aduh galau benar jatuhnya, jadi ingat kata seorang teman di blognya :

Sampai saat ini masih sangat yakin, dimana-mana yang namanya jatuh pasti sakit, termasuk jatuh hati padamu….

Tidak, aku tidak ingin jatuh berkali-kali, mengapa harus jatuh? Aku ingin membangun!

Hmmm, boleh juga …

tapi, apapun itu kembali ke masing-masing pemilik hati. Jatuh hati atau membangun hati, biarlah hati memilihnya.

special thanks buat : Nuraesa Nufus Faurani … kalimatnya bagus 🙂

 

pesan hujan

Ada kalanya mendung tak membawa pesan dari hujan.

Dia hanya lewat dan mungkin sejenak mampir, sekedar memayungi mu dari terik.

Tapi kali ini, mendung yang menggantung di atas sana sepertinya sedang membawa pesan dari hujan.

Baiklah, aku memang sedang menantikannya.

Tik tik tik, nada berdering saat aku pun menerima sebaris pesan

“sedia payung sebelum hujan”