Perjalanan : D’City on frame (1)

Just framing the footsteps of my journey, still far from the work of professional photographer. I just want to enjoy every spot I passed ๐Ÿ˜Š

IMG20180507052859IMG20180507052836IMG20180507052828IMG20180507052618IMG20180508091545IMG20180508092049IMG20180508091945IMG20180508170451IMG20180508170554IMG20180508170623IMG20180508170704IMG20180508170738IMG20180509053407IMG20180509053239IMG20180507052538IMG20180507020639IMG20180508170922

Iklan

Perjalanan : Al Haram from the top height

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Watching Al Haram from the heights at night. It’s an amazing sight. Alhamdulillah, i am one of these lucky people. A driver took us at one night to witness this amazing thing. How great the creation. Manyย thank for taking us on this experience.

Perjalanan : Assalam ‘alaikum Tanah Haram (2)_ Ka’bah is calling

Labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Makkah Royal Clock Tower, kami lebih familiar dengan Zam-zam Tower tampak dari kejauhan, semakin lama semakin jelas kemegahannya, semakin mempertegas bahwa tempat yang kami tuju semakin dekat. Subhanallah, wal-hamdulillah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar…

Labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka…

ุงูŽู„ู„ู‡ูู…ู‘ูŽ ู‡ุฐูŽุงุญูŽุฑูŽู…ููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽู…ู’ู†ููƒูŽ ููŽุญูŽุฑูู‘ู…ู’ ู„ูŽุญู’ู…ูู‰ู’ ูˆูŽุฏูŽู…ูู‰ู’ ูˆูŽุดูŽุนู’ุฑูู‰ู’ ูˆูŽุจูŽุดูŽุฑูู‰ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽุงูŽู…ูู†ูู‘ู‰ู’ ู…ูู†ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจููƒูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุจู’ุนูŽุซู ุนูุจูŽุงุฏูŽูƒูŽ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ููŠู’ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูˆู’ู„ููŠูŽุงุฆููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ู ุทูŽุงุนูŽุชููƒูŽ

Artinya :
Ya Allah, kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat yang aman-Mu, maka hindarkanlah daging, darang, rambut dan kulitku dari neraka. Dan selamatkanlah diriku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali hamba-Mu, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yanag selalu dekat dan taat kepada-Mu.

Alhamdulillah kota Makkah Al-Mukarramah, rasa syukur tak berhingga bisa menginjakkan kaki di kota suci ini. Pakaian ihram masih melekat, saatnya bergegas. Ka’bah is calling.

Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu Rahmat-Mu.

Melangkahkan kaki pertama ke masjidil haram, kami menyatu dengan ribuan jama’ah. Masuk melalui pintu Ajyad, ย kami melangkahkan kaki mengikuti ust. Pembimbing kami menuntun kami menuruni tangga ke lantai dasar, sehingga tampaklah bangunan yang menjadi kiblat, yang selama ini hanya terlihat di alam maya kini nyata di depan mata. Subhanallah.

ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ูŽู‘ ุฒูุฏู’ ู‡ูฐุฐูŽุง ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชูŽ ุชูŽุดู’ุฑููŠู’ูู‹ุง ูˆูŽุชูŽุนู’ุธููŠู’ู…ู‹ุง ูˆูŽุชูŽูƒู’ุฑููŠู’ู…ู‹ุง ูˆูŽู…ูŽู‡ูŽุงุจูŽุฉู‹ ูˆูŽุฒูุฏู’ ู…ูŽู†ู’ ุดูŽุฑูŽู‘ููŽู‘ู‡ู ูˆูŽูƒูŽุฑูŽู‘ู…ูŽู‡ู ู…ูู…ูŽู‘ู†ู’ ุญูŽุฌูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูˆูุงุนู’ุชูŽู…ูŽุฑูŽู‡ู ุชูŽุดู’ุฑููŠู’ูู‹ุง ูˆูŽุชูŽุนู’ุธููŠู’ู…ู‹ุง ูˆูŽุชูŽูƒู’ุฑููŠู’ู…ู‹ุง ูˆูŽุจูุฑู‹ู‘ุง.

Ya Allah, tambahkan lah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada Baitullah ini dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, menghormati dan mengagungkannya diantara mereka yang berhaji atau yang berumroh padanya dengan kemuliaan, kehormatan, kebesaran dan kebaikan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kami menunaikan sholat sunnah dan sholat isya, setelah mendapat tuntunan singkat, bismillah bergeraklah kami mendekat, semakin dekat dengan kiblat suci ummat Islam, bergabung dengan saudara seiman dari seluruh dunia, bertawaf. Bismillah Allaahu Akbar… putaran pertama dimulai…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Lingkaran tawaf semakin lama semakin besar. Masyaallah, lingkaran tawaf ini yang akan terus dan terus berputar berlawanan arah jarum jam, akan ada jeda saat sholat tiba. Saat Sang Imam menggemakan takbiratul ihram, Allahu Akbar, seketika jama’ah yang sedang bertawaf pun patuh dan tunduk, membentuk shaf sholat, selanjutnya hanya suara Imam yang akan terdengar para ma’mun akan khusyu mengikuti di bawah komando Sang Imam termasuk mereka yang sedang bertawaf. ย Dan Tawaf akan berlanjut lagi setelah Sang Imam selesai menjalankan tugasnya memimpin sholat . Demikian seterusnya, sungguh tak bisa dibahasakan lagi… Maha besar Allah atas perjalanan suci ini.

 

 

quote

17240698_10207247500380390_940965607598399185_o

Hidup itu tidak mahal …

Rempong mana, alismu atau mobilku #edisi baca stikcer mobil lewat. Mobilnya sudah hilang entah ke mana, kalimatnya justru makin lengket kayak noda tinta

Bagi sebagian orang, ehm orang ya artinya bukan cuma buat kaum hawa, tapi di kalangan adam pun tak sedikit yang merasa cucok dan kadang dibuat rempong dengan urusan alis. Tuntutan profesi dan gaya hidup yang menuntut gaya kekinian adalah alasan terbesar dari yang akan terucap.

Namun apapun itu, entah karena tuntutan profesi atau sekedar gaya hidup, please jangan dibuat mau dibuat rempong ya. Alis dicukur habis lalu diganti dengan tato-an, ada juga yang disulam-sulam naโ€™udzubillah.

ู„ูŽุนูŽู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ูˆูŽุงุดูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ุชูŽูˆู’ุดูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุงู…ูุตูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุชูŽู†ูŽู…ู‘ูุตูŽุงุชู

โ€œAllah melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah dan yang meminta dicabut.โ€ (HR. Muslim no. 2125)

An Nawawi rahimahullah ketika menerangkan an namsh, beliau katakan, โ€œAn naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram kecuali jika pada wanita terdapt jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan, bahkan menurut kami hal itu disunnahkan.โ€ (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/106).

Allah menciptakan kita sebagai sebaik-baik makhluk, menciptakan mata bukannya tanpa alis. So Please … syukur, syukur, dan syukur. Itu sudah !!!

Hidup itu tidak mahal, yang mahal itu gaya hidup

“instan” pun butuh proses

Bismillahirrahmanirrahim,

Berijab dulu, bahwa saya menyimpan News Letter ini karena saya sangat menghargai sebuah proses, dan menggaris bawahi_padahal, untuk jadi “istan” pun sebenarnya butuh proses_.

Kita lahir, hidup, dewasa, hingga mati adalah proses alami kehidupan yang tak ada satu pun makhluk yang tak mengalami. Dalam proses itulah, kita menjadi apa adanya hari ini. Sayang,ย  banyak orang yang kadang malah kurang menikmati atau kurang sabar akan adanya proses. Bisa jadi, semua itu dipengaruhi oleh lingkungan yang makin hari makin serbainstanโ€”padahal, untuk jadi โ€œinstanโ€ pun sebenarnya semua butuh proses.

Saya teringat sebuah kisah tentang proses yang luar biasa. Begini ceritanya:

Ada seorang pria bernama Takezo. Ia adalah seorang pria yang putus asa dan mau meninggalkan semuanya, baik pekerjaan, hubungan sosial, dan bahkan hendak bunuh diri karena merasa sudah tak punya arti dalam kehidupannya. Sebelum melakukan itu semua, ia menyempatkan pergi ke hutan untuk berbicara yang terakhir kalinya dengan seorang bijak bernama Takuan. Ia bertanya, โ€œApakah Takuan bisa memberi aku satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah?โ€

Mendengar pertanyaan itu, Takuan dengan kebijakannya menjawab, โ€œCoba lihat sekitarmu Takezo. Apakah kau melihat pohon pakis dan bambu itu?โ€
โ€œYa aku lihat itu,โ€ jawab Takezo.
โ€œKetika menanam benih pakis dan benih bambu, alam merawat keduanya secara sangat baik. Alam memberi keduanya cahaya, dan memberi air. Pakis tumbuh sangat cepat di bumi, daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Tapi ketahuilah, sementara pakis tumbuh sangat subur, benih bambu tidak menghasilkan apa pun. Tapi, bambu berkata, โ€˜Aku tidak menyerahโ€™,โ€ sebut Takuan menyampaikan filosofinya.

โ€œPada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi kembali bambu berkata, โ€˜Aku tidak menyerahโ€™. Di tahun ketiga, bambu belum juga memunculkan sesuatu. Lagi-lagi bambu berkata, โ€˜Aku tidak menyerahโ€™. Seterusnya di tahun keempat, masih juga belum ada apa pun dari benih bambu. Ia tetap berkata, โ€˜Aku tidak menyerahโ€™. Kemudian, pada tahun kelima, muncul tunas kecil. Jika dibandingkan dengan pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna,โ€ jelas Takuan pada Takezo. โ€œTapi, lihatlah enam bulan kemudian. Bambu tumbuh menjulang sampai 100 kaki!โ€

โ€œBegitulah, untuk menumbuhkan akar bambu perlu waktu lima tahun. Akar tersebut membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu agar mampu bertahan hidup,โ€ terang Takuan. โ€œIngat, Sang Pencipta tak akan memberi cobaan yang tak sanggup diatasi ciptaan-Nya.โ€

Takezo pun termenung mendengar semua ucapan Takuan yang kemudian melanjutkan nasihatnya, โ€œTahukah kau, Takezoโ€ฆ Di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kau sebenarnya sedang menumbuhkan akar-akar yang kuat? Sebagaimana alam tidak meninggalkan bambu, Sang Pencipta juga tidak meninggalkan kamu. Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya tetap punya manfaat membuat hutan menjadi indah.โ€

โ€œNah Takezo, waktu kamu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi. Asal tetap mengandalkan Sang Pencipta dalam setiap rencana dan jalan hidupmu.โ€

Netter yang Luar Biasa,

Cerita tersebut merupakan sepenggal percakapan Takezo sebelum menjadi Miyamoto Musashi, pendekar Samurai yang sangat terkenal, yang saya ceritakan ulang dalam tulisan ini. Kisah tersebut menggambarkan terjadinya proses yang alami, lambat, namun justru di sanalah mengakar kekuatan yang sebenarnya dari batang-batang bambu.

Itulah penggambaran adanya proses kehidupan yang masing-masing makhluk punya jalan dan kisahnya sendiri-sendiri. Maka, ketika rasa pahit dan getir yang kita terima saat ini, jangan pernah putus asa. Sebab, saat itulah kita sedang berproses untuk mengakar kuat dan saatnya nanti menjelma menjadi โ€œbatang bambuโ€ yang menjulang ke angkasa. Dan, dengan akar yang kuat itulah kita akan jauh lebih tegar dan kuat saat kembali dihempas angin.

Mari, kita lihat kembali berbagai proses yang kita alami dalam kehidupan. Nikmati, resapi, hayati, nilai-nilai apa yang bisa menjadi pegangan bagi kita untuk berbuat lebih baik dan lebih baik lagi. Jika itu terus kita lakukan, niscaya hasil apa pun yang kita terima, sebenarnya kita telah jadi pemenang sejati kehidupan.

Sumber : Aku Tidak Menyerah – Andrie Wongso

untuk “Ayah Luar Biasa”

Seorang anak 10 tahun bernama Putra, pada suatu malam akan menonton sirkus bersama ayahnya. Ketika tiba di loket, dia dan ayahnya antre di belakang rombongan keluarga besar yang terdiri dari bapak, ibu, dan empat orang anaknya.

Dari pembicaraan yang terdengar, Putra tahu bahwa bapak dari ke-4 anak tadi telah bekerja ekstra untuk dapat mengajak anak-anaknya nonton sirkus malam itu. Namun ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah bapak 4 anak itu tampak pucat. Ternyata uang yang telah dikumpulkannya dengan susah payah tidak cukup, kurang Rp 20.000.

Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, tentang bagaimana harus menjelaskan kepada anak-anak mereka yang masih kecil, bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Padahal mereka tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar lagi untuk segera masuk ke arena pertunjukan sirkus.

Tiba-tiba ayah Putra menyapa bapak yang sedang kebingungan itu sambil berkata, “Maaf, Pak! Uang ini tadi jatuh dari saku Bapak.” Kemudian, diserahkannya lembaran Rp 20.000 sambil mengedipkan matanya dan terseyum.

Betapa takjubnya si Bapak, dengan apa yang dilakukan ayah Putra. Dengan mata berkaca-kaca, ia menerima uang itu dan berbisik mengucapkan terima kasih kepada ayah Putra, sambil mengatakan betapa Rp 20.000 itu sangat berarti bagi keluarganya.

Setelah rombongan tadi masuk, Putra dan ayahnya bergegas pulang. Mereka batal nonton sirkus, karena uang untuk menyaksikan sirkus sudah diberikan kepada keluarga besar tadi. Tapi Putra justru merasa sangat bahagia. Ia memang tidak dapat menyaksikan sirkus, tetapi ia telah menyaksikan dua orang ayah yang luar biasa.

Netter yang Luar Biasa,

Kebahagiaan tidak hanya diperoleh ketika menerima pemberian orang lain, tetapi juga pada saat kita MAMPU MEMBERI. Cerita di atas juga menunjukkan bagaimana menolong orang lain dengan cara yang sangat halus, tanpa menyinggung harga diri orang yang ditolong.

Dunia ini terus berputar. Ada kalanya kita menolong, dan ada kalanya kita juga memerlukan pertolongan dari orang lain. Maka, selagi masih mampu, tetap lakukan kebaikan dengan ikhlas dan bijaksana.

sumber : klik disini

15 Juni 2014 adalah Hari Ayah Internasional ? jujur saya baru tahu setelah membaca kiriman Newsletter ini, ditambah lagi kalimat-kalimat pengantar yang sukses membuat air mata meleleh. Apalagi karena saya tahunya di saat saya tak punya bahkan satu kali pun kesempatan untuk mengucapkannya pada Ayah saya. Allaahumma’ghfirlahu war-hamhu …

@t #tahunketiga …

salinan diri

Siang yang panasnya pool, selamat bertemu !!! tenang, aku tak akan berkeluh karena terik yang kau hadirkan, sebaliknya ada oase yang telah meneduhkanku.

Saat duduk antri menunggu giliran di Bank Mandiri, tangan dan hatiku selalu terusik untuk membaca majalah yang disediakan oleh pihak Bank. Dan yang menjadi bacaan favoritku ada di halaman ke dua dari belakang. Halaman itu berisi kisah-inspiratif atau tulisan-tulisan yang selalu memotivasi, intinya sangat baiklah dikonsumsi untuk pengembangan diri. Danย Itulah mengapa aku tak pernah merasa bosan ke Bank Mandiri meski harus ngantri … ups, ma’ap bukan promosi ya hhehhee …

Balik lagi ke bacaan tadi, ini aku sudah ada salinannya, yuks …

Bahasa Melayu: Gambar dari sumber sendiri menu...

Bahasa Melayu: Gambar dari sumber sendiri menunjukkan bentuk ketupat burung. Terdapat berbagai variasi dalam bentuk ketupat burung.Ketupat burung yang biasa dianyam oleh masyarakat orang asli semenanjung adalah lebih ringkas sementara ketupat burung yang berasal dari kepulauan Borneo adalah lebih rumit. (Photo credit: Wikipedia)

Suatu hari ada seekor burung berwarna biru tiba-tiba masuk ke rumah anda dan terperangkap di dalamnya. Kemudian anda pun berniat untuk memeliharanya, namun ada suatu keanehan yang terjadi pada burung tersebut.
Pada hari pertama warna burung tersebut berubah dari biru menjadi kuning.
Pada hari kedua warna burung itu berubah lagi dari kuning menjadi merah terang. Demikian pula diย hari ketiga warnanya berubah lagi menjadi hitam.

mari pikirkan!!!
akan berubah menjadi warna apakah burung tersebut di hari berikutnya????
coba pilih salah satu :

a. tetap hitam
b. kembali menjadi warna biru
c. menjadi warna putih
d. menjadi warna emas

nah, itulah pertanyaannya dan marilah memikirkan bersama, namun jika tak punya banyak waktu untuk memikirkan padahal tak mesti berpikir lama juga … salnya saya pun sudah ada salinan jawabannya, tapi semoga ini bisa menjadi pelajaran hidup yang berharga. Simak ya …

#jawaban :

a. tetap hitam
Apakah anda cenderung percaya bahwa sekali situasi menjadi buruk, maka tidak akan normal lagi ? Mungkin anda harus mencoba berfikir jika situasi sudah sangat buruk, maka tidak akan berubah menjadi buruk. Ingatlah, #tidak ada hujan yang tidak berhenti.

b. ย kembali menjadi biru
Anda percaya bahwa hidup adalah perpaduan antara baik dan buruk. Tidak ada gunanya melawan kenyataan. Anda menerima kemalangan dengan tenang ย dan membiarkan segala sesuatunya berjalan sesuai jalur tanpa stres dan khawatir. Harapan ini membuat anda menjalani gelombang kemalangan tanpa terhanyut di dalamnya.

c. ย menjadi putih
Menggambarkan bahwa anda adalah orang yang tenang dan tegas dibawah tekanan.

Anda merasa tidak perlu menghabiskan waktu hanya untuk resah dan tidak mengambil keputusan ketika krisis timbul. Jika situasi memburuk, anda merasa lebih baik membuang kesalahan dan mencari cara baru mencapai sasaran, daripada berhenti dalam kesedihan yang tidak perlu. Pendekatan proaktif ini berarti segala sesuatu secara alami berjalan sesuai keinginan.

d. menjadi warna emas
menggambarkan bahwa anda adalah seseorang yang tidak memiliki rasa takut, anda tidak mengenal tekanan bagi anda. Setiap krisis adalah sebuah kesempatan. Tapi berhati-hatilah untuk tidak membiarkan kepercayaan diri yang tidak terbatas mengalahkan anda. Ada batas yang tipis antara memiliki rasa takut dan membabi buta.

Nah, setelah mengetahui jawaban-jawabannya coba pikir dan renungkan, jawabanmu tadinya condong ke mana ? a b c atau d … so, itulah salinan

dirimu