Hidup itu tidak mahal …

Rempong mana, alismu atau mobilku #edisi baca stikcer mobil lewat. Mobilnya sudah hilang entah ke mana, kalimatnya justru makin lengket kayak noda tinta

Bagi sebagian orang, ehm orang ya artinya bukan cuma buat kaum hawa, tapi di kalangan adam pun tak sedikit yang merasa cucok dan kadang dibuat rempong dengan urusan alis. Tuntutan profesi dan gaya hidup yang menuntut gaya kekinian adalah alasan terbesar dari yang akan terucap.

Namun apapun itu, entah karena tuntutan profesi atau sekedar gaya hidup, please jangan dibuat mau dibuat rempong ya. Alis dicukur habis lalu diganti dengan tato-an, ada juga yang disulam-sulam na’udzubillah.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ

“Allah melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah dan yang meminta dicabut.” (HR. Muslim no. 2125)

An Nawawi rahimahullah ketika menerangkan an namsh, beliau katakan, “An naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram kecuali jika pada wanita terdapt jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan, bahkan menurut kami hal itu disunnahkan.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/106).

Allah menciptakan kita sebagai sebaik-baik makhluk, menciptakan mata bukannya tanpa alis. So Please … syukur, syukur, dan syukur. Itu sudah !!!

Hidup itu tidak mahal, yang mahal itu gaya hidup

“instan” pun butuh proses

Bismillahirrahmanirrahim,

Berijab dulu, bahwa saya menyimpan News Letter ini karena saya sangat menghargai sebuah proses, dan menggaris bawahi_padahal, untuk jadi “istan” pun sebenarnya butuh proses_.

Kita lahir, hidup, dewasa, hingga mati adalah proses alami kehidupan yang tak ada satu pun makhluk yang tak mengalami. Dalam proses itulah, kita menjadi apa adanya hari ini. Sayang,  banyak orang yang kadang malah kurang menikmati atau kurang sabar akan adanya proses. Bisa jadi, semua itu dipengaruhi oleh lingkungan yang makin hari makin serbainstan—padahal, untuk jadi “instan” pun sebenarnya semua butuh proses.

Saya teringat sebuah kisah tentang proses yang luar biasa. Begini ceritanya:

Ada seorang pria bernama Takezo. Ia adalah seorang pria yang putus asa dan mau meninggalkan semuanya, baik pekerjaan, hubungan sosial, dan bahkan hendak bunuh diri karena merasa sudah tak punya arti dalam kehidupannya. Sebelum melakukan itu semua, ia menyempatkan pergi ke hutan untuk berbicara yang terakhir kalinya dengan seorang bijak bernama Takuan. Ia bertanya, “Apakah Takuan bisa memberi aku satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah?”

Mendengar pertanyaan itu, Takuan dengan kebijakannya menjawab, “Coba lihat sekitarmu Takezo. Apakah kau melihat pohon pakis dan bambu itu?”
“Ya aku lihat itu,” jawab Takezo.
“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, alam merawat keduanya secara sangat baik. Alam memberi keduanya cahaya, dan memberi air. Pakis tumbuh sangat cepat di bumi, daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Tapi ketahuilah, sementara pakis tumbuh sangat subur, benih bambu tidak menghasilkan apa pun. Tapi, bambu berkata, ‘Aku tidak menyerah’,” sebut Takuan menyampaikan filosofinya.

“Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi kembali bambu berkata, ‘Aku tidak menyerah’. Di tahun ketiga, bambu belum juga memunculkan sesuatu. Lagi-lagi bambu berkata, ‘Aku tidak menyerah’. Seterusnya di tahun keempat, masih juga belum ada apa pun dari benih bambu. Ia tetap berkata, ‘Aku tidak menyerah’. Kemudian, pada tahun kelima, muncul tunas kecil. Jika dibandingkan dengan pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna,” jelas Takuan pada Takezo. “Tapi, lihatlah enam bulan kemudian. Bambu tumbuh menjulang sampai 100 kaki!”

“Begitulah, untuk menumbuhkan akar bambu perlu waktu lima tahun. Akar tersebut membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu agar mampu bertahan hidup,” terang Takuan. “Ingat, Sang Pencipta tak akan memberi cobaan yang tak sanggup diatasi ciptaan-Nya.”

Takezo pun termenung mendengar semua ucapan Takuan yang kemudian melanjutkan nasihatnya, “Tahukah kau, Takezo… Di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kau sebenarnya sedang menumbuhkan akar-akar yang kuat? Sebagaimana alam tidak meninggalkan bambu, Sang Pencipta juga tidak meninggalkan kamu. Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya tetap punya manfaat membuat hutan menjadi indah.”

“Nah Takezo, waktu kamu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi. Asal tetap mengandalkan Sang Pencipta dalam setiap rencana dan jalan hidupmu.”

Netter yang Luar Biasa,

Cerita tersebut merupakan sepenggal percakapan Takezo sebelum menjadi Miyamoto Musashi, pendekar Samurai yang sangat terkenal, yang saya ceritakan ulang dalam tulisan ini. Kisah tersebut menggambarkan terjadinya proses yang alami, lambat, namun justru di sanalah mengakar kekuatan yang sebenarnya dari batang-batang bambu.

Itulah penggambaran adanya proses kehidupan yang masing-masing makhluk punya jalan dan kisahnya sendiri-sendiri. Maka, ketika rasa pahit dan getir yang kita terima saat ini, jangan pernah putus asa. Sebab, saat itulah kita sedang berproses untuk mengakar kuat dan saatnya nanti menjelma menjadi “batang bambu” yang menjulang ke angkasa. Dan, dengan akar yang kuat itulah kita akan jauh lebih tegar dan kuat saat kembali dihempas angin.

Mari, kita lihat kembali berbagai proses yang kita alami dalam kehidupan. Nikmati, resapi, hayati, nilai-nilai apa yang bisa menjadi pegangan bagi kita untuk berbuat lebih baik dan lebih baik lagi. Jika itu terus kita lakukan, niscaya hasil apa pun yang kita terima, sebenarnya kita telah jadi pemenang sejati kehidupan.

Sumber : Aku Tidak Menyerah – Andrie Wongso

untuk “Ayah Luar Biasa”

Seorang anak 10 tahun bernama Putra, pada suatu malam akan menonton sirkus bersama ayahnya. Ketika tiba di loket, dia dan ayahnya antre di belakang rombongan keluarga besar yang terdiri dari bapak, ibu, dan empat orang anaknya.

Dari pembicaraan yang terdengar, Putra tahu bahwa bapak dari ke-4 anak tadi telah bekerja ekstra untuk dapat mengajak anak-anaknya nonton sirkus malam itu. Namun ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah bapak 4 anak itu tampak pucat. Ternyata uang yang telah dikumpulkannya dengan susah payah tidak cukup, kurang Rp 20.000.

Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, tentang bagaimana harus menjelaskan kepada anak-anak mereka yang masih kecil, bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Padahal mereka tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar lagi untuk segera masuk ke arena pertunjukan sirkus.

Tiba-tiba ayah Putra menyapa bapak yang sedang kebingungan itu sambil berkata, “Maaf, Pak! Uang ini tadi jatuh dari saku Bapak.” Kemudian, diserahkannya lembaran Rp 20.000 sambil mengedipkan matanya dan terseyum.

Betapa takjubnya si Bapak, dengan apa yang dilakukan ayah Putra. Dengan mata berkaca-kaca, ia menerima uang itu dan berbisik mengucapkan terima kasih kepada ayah Putra, sambil mengatakan betapa Rp 20.000 itu sangat berarti bagi keluarganya.

Setelah rombongan tadi masuk, Putra dan ayahnya bergegas pulang. Mereka batal nonton sirkus, karena uang untuk menyaksikan sirkus sudah diberikan kepada keluarga besar tadi. Tapi Putra justru merasa sangat bahagia. Ia memang tidak dapat menyaksikan sirkus, tetapi ia telah menyaksikan dua orang ayah yang luar biasa.

Netter yang Luar Biasa,

Kebahagiaan tidak hanya diperoleh ketika menerima pemberian orang lain, tetapi juga pada saat kita MAMPU MEMBERI. Cerita di atas juga menunjukkan bagaimana menolong orang lain dengan cara yang sangat halus, tanpa menyinggung harga diri orang yang ditolong.

Dunia ini terus berputar. Ada kalanya kita menolong, dan ada kalanya kita juga memerlukan pertolongan dari orang lain. Maka, selagi masih mampu, tetap lakukan kebaikan dengan ikhlas dan bijaksana.

sumber : klik disini

15 Juni 2014 adalah Hari Ayah Internasional ? jujur saya baru tahu setelah membaca kiriman Newsletter ini, ditambah lagi kalimat-kalimat pengantar yang sukses membuat air mata meleleh. Apalagi karena saya tahunya di saat saya tak punya bahkan satu kali pun kesempatan untuk mengucapkannya pada Ayah saya. Allaahumma’ghfirlahu war-hamhu …

@t #tahunketiga …

salinan diri

Siang yang panasnya pool, selamat bertemu !!! tenang, aku tak akan berkeluh karena terik yang kau hadirkan, sebaliknya ada oase yang telah meneduhkanku.

Saat duduk antri menunggu giliran di Bank Mandiri, tangan dan hatiku selalu terusik untuk membaca majalah yang disediakan oleh pihak Bank. Dan yang menjadi bacaan favoritku ada di halaman ke dua dari belakang. Halaman itu berisi kisah-inspiratif atau tulisan-tulisan yang selalu memotivasi, intinya sangat baiklah dikonsumsi untuk pengembangan diri. Dan Itulah mengapa aku tak pernah merasa bosan ke Bank Mandiri meski harus ngantri … ups, ma’ap bukan promosi ya hhehhee …

Balik lagi ke bacaan tadi, ini aku sudah ada salinannya, yuks …

Bahasa Melayu: Gambar dari sumber sendiri menu...

Bahasa Melayu: Gambar dari sumber sendiri menunjukkan bentuk ketupat burung. Terdapat berbagai variasi dalam bentuk ketupat burung.Ketupat burung yang biasa dianyam oleh masyarakat orang asli semenanjung adalah lebih ringkas sementara ketupat burung yang berasal dari kepulauan Borneo adalah lebih rumit. (Photo credit: Wikipedia)

Suatu hari ada seekor burung berwarna biru tiba-tiba masuk ke rumah anda dan terperangkap di dalamnya. Kemudian anda pun berniat untuk memeliharanya, namun ada suatu keanehan yang terjadi pada burung tersebut.
Pada hari pertama warna burung tersebut berubah dari biru menjadi kuning.
Pada hari kedua warna burung itu berubah lagi dari kuning menjadi merah terang. Demikian pula di hari ketiga warnanya berubah lagi menjadi hitam.

mari pikirkan!!!
akan berubah menjadi warna apakah burung tersebut di hari berikutnya????
coba pilih salah satu :

a. tetap hitam
b. kembali menjadi warna biru
c. menjadi warna putih
d. menjadi warna emas

nah, itulah pertanyaannya dan marilah memikirkan bersama, namun jika tak punya banyak waktu untuk memikirkan padahal tak mesti berpikir lama juga … salnya saya pun sudah ada salinan jawabannya, tapi semoga ini bisa menjadi pelajaran hidup yang berharga. Simak ya …

#jawaban :

a. tetap hitam
Apakah anda cenderung percaya bahwa sekali situasi menjadi buruk, maka tidak akan normal lagi ? Mungkin anda harus mencoba berfikir jika situasi sudah sangat buruk, maka tidak akan berubah menjadi buruk. Ingatlah, #tidak ada hujan yang tidak berhenti.

b.  kembali menjadi biru
Anda percaya bahwa hidup adalah perpaduan antara baik dan buruk. Tidak ada gunanya melawan kenyataan. Anda menerima kemalangan dengan tenang  dan membiarkan segala sesuatunya berjalan sesuai jalur tanpa stres dan khawatir. Harapan ini membuat anda menjalani gelombang kemalangan tanpa terhanyut di dalamnya.

c.  menjadi putih
Menggambarkan bahwa anda adalah orang yang tenang dan tegas dibawah tekanan.

Anda merasa tidak perlu menghabiskan waktu hanya untuk resah dan tidak mengambil keputusan ketika krisis timbul. Jika situasi memburuk, anda merasa lebih baik membuang kesalahan dan mencari cara baru mencapai sasaran, daripada berhenti dalam kesedihan yang tidak perlu. Pendekatan proaktif ini berarti segala sesuatu secara alami berjalan sesuai keinginan.

d. menjadi warna emas
menggambarkan bahwa anda adalah seseorang yang tidak memiliki rasa takut, anda tidak mengenal tekanan bagi anda. Setiap krisis adalah sebuah kesempatan. Tapi berhati-hatilah untuk tidak membiarkan kepercayaan diri yang tidak terbatas mengalahkan anda. Ada batas yang tipis antara memiliki rasa takut dan membabi buta.

Nah, setelah mengetahui jawaban-jawabannya coba pikir dan renungkan, jawabanmu tadinya condong ke mana ? a b c atau d … so, itulah salinan

dirimu

[sesuatu] di siang hari

from web

from web

Siang hari plus terik yang menyengat, boleh jadi adalah saat terhebat bagi yang sedang berpuasa. Semasa kanak-kanak dulu, aku paling benci bertemu siang saat sedang berpuasa. Badan terasa lemah tak ada daya, sepertinya seluruh energi telah terkuras dan aku hanya bisa terbaring lemah menunggu waktu Ashar dan petang. Mengapa harus Ashar ??? ntahlah, tapi yang pasti setelah asharan plus mandi sore aku kembali bersemangat. Hmmm mungkin karena bentar lagi bedug maghrib kali ya … 🙂

Tapi bicara kembali tentang suasana siang, seperti saat ini meskipun kali ini cuacanya agak-agak mendung n sukses membuat mata jadi lima watt hoaaaammmm ….. ini aku baru saja nemu kalimat-kalimat emasnya P’ Mario Teguh. Seperti biasa untuk kalimat yang sifatnya [sesuatu] buatku  akan ku share dan berharap kamupun kemudian akan merasakan [sesuatu]-nya. Baca ya …

Anda tidak bisa terbang seperti rajawali, dengan sayap kupu-kupu.

Jika yang Anda inginkan itu besar, maka besarkanlah kemauan dan kemampuan Anda.

Malas itu adalah perasaan sementara, seperti kesulitan adalah kejadiaan sesaat.

Jangan jadikan malas sebagai sifat dan kesulitan sebagai bakat.

Lakukanlah yang sederhana, yang semudah-mudahnya, yang paling dekat dengan Anda, dan sesegera mungkin.

Tutup telinga Anda dari komentar miring dan sinis dari orang lain.

Memang mungkin Anda sedang merasa malas, tapi Anda tetap bisa bekerja – walaupun tidak hebat-hebat banget.

Memang mungkin yang sedang Anda hadapi sulit, tapi Anda masih bisa mencoba – memang tidak ada jaminan Anda akan selalu berhasil. Tapi, cobalah.

Ketahuilah … Tuhan sangat mencintai orang yang tetap berupaya – di dalam keadaan yang sulit, dalam rendahnya harapan, dan dalam besarnya tantangan.

Anda bisa. Ingat ya, Anda bisa karena Tuhan membisakan orang yang tidak menyerah.

Anda bisa.

🙂

Rahasia Sholat di awal waktu

Bismillahirrahmannirrahim,

SHOLAT

Rasulullah saw bersabda: “Amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT adalah ” Shalat pada waktunya, Berbakti kepada kedua orang tua, kemudian Jihad di jalan Allah SWT.” [Kanzul ‘Ummal, jilid 7, hadis 18897]

Sholat adalah ibadah utama seorang muslim dan ini merupakan jembatan utama komunikasi langsung antara umat dan Penciptanya (Allah Swt). Ternyata dari waktu sholat yang 5 waktu itu banyak hikmah yang kita bisa dapatkan dilihat dari faktor kesehatan, ilmu pengetahuan, psikologi dan lain-lain. Berikut pengamatan para ahli di bidangnya mengenai masalah waktu sholat, salah satu rukun Islam, karena ada rahasia dibalik peralihan/perpindahan waktu sholat.

Setiap perpindahan/peralihan waktu sholat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini tidak asing bagi penggemar dan praktisi fotografi/video/film juga dalam industri cahaya/lampu,percetakan, astrofisika dan lain-lain karena ada istilah suhu/temperatur warna (color temperature) dimana kalau siang itu bluish (kebiru-biruan) dan kalau sore itu reddish(kemerah-merahan)- Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K) sebagai perangkat pengukurannya.

WAKTU SUBUH

Pada waktu subuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu Faal-salah satu dari ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi. Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

WAKTU ZUHUR

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi bagi mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

WAKTU ASAR

Alam berubah lagi warnanya menjadi jingga/oranye (warna antara merah dan kuning). Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat ( kelenjar eksorin pada pria jantan, fungsi utamanya adalah untuk mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani), rahim , ovarium/ indung telur (kelenjar kelamin wanita) , dan testis (kelenjar kelamin jantan) yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang sering ketinggalan waktu Asar akan menurun daya kreativitasnya. Disamping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

WAKTU MAGHRIB

Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga(powerful) karena mereka bergema atau ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan (interferensi-interaksi antar gelombang dalam satu daerah-bisa membangun dan merusak) atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu mata(penglihatan) kita.

WAKTU ISYA

Selanjutnya pada waktu ini warna alam berubah menjadi nila (indigo) dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu ini, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4HZ (Hertz adalah satuan ukur untuk frekuensi) dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat. Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak)kelenjar pituitary (hipofisis), thalamus(struktur simetris garis tengah dipasangkan dalam otak vertebrata termasuk manusia dan fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus(hipotalamus-bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam(tahajud).

Subhanallah, Indahnya Islam ..

Demikianlah ringkas hubungan antara waktu shalat dengan warna alam. Manusia sebaiknya sadar akan pentingnya tenaga alam. Faktor-faktor inilah yang mendasar kegiatan meditasi seperti taichi, qi-gong dan sebagainya. Kegiatan meditasi ini dilakukan untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh. Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan’ syariat shalat oleh Allah SWT sehingga jika laksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini. Ini mungkin belum pernah terfikir oleh kita sebelumnya.

Inilah hakikat mengapa Allah SWT yang memiliki sifat Pengasih dan Penyayang mewajibkan shalat kepada kita sebagai hambaNYA. Sebagai Pencipta Allah swt mengetahui bahwa hambaNYA amat sangat memerlukan-Nya. Shalat di awal waktu akan membuat badan semakin sehat.

Semoga informasi ini dapat menambah semangat kita untuk melaksanakan shalat tepat pada waktunya , dan bersegera ke mesjid bagi kaum adam … 🙂

Wallahu a’lam bishawab
Dari aneka sumber ilmiah , Wikipedia dan Detik Islam

lengkapnya klik disini

Fadhliyah, Kekurangan Bukan Penghalang

Pagi ini dapat kiriman [sesuatu] lagi dari “i know who” and after reading this thing, you will know who is she. Hmmm … sesekali ala-ala Harry Potter bolehlah 🙂

Ok. yuk kita baca bersama dan jika kemudian kamu menyukainya seperti saya saat kali pertama membacanya, kamu boleh menyimpannya juga 🙂

Tapi, jangan lupa berterima kasih juga buat yang telah mengirimi aku, kini “you know who” – kan. Ayo gih say thank you dulu 🙂

Pengembangan dimulai pada saat kita
mulai menerima kekurangan kita

Jean Vanier

Dear Fadhliyah,

Kekurangan bukanlah penghalang meraih
sukses. Jangan batasi pikiran dan
kemampuan Anda dengan kekurangan
diri. Bila kita melangkah dan
berusaha disertai iman kepada Allah,
percayalah bahwa tak ada yang tak
mungkin.

Banyak orang yang cacat, tetapi
mereka berhasil membuktikan bahwa
kekurangan bukanlah penghalangan
untuk sukses.

Salah satunya adalah Hee Ah Hee,
pianis Korea berbakat kelahiran tahun
1985. Ia terlahir hanya memiliki 4
jari, masing-masing 2 jari pada
tangan kiri dan 2 jari pada tangan
kanannya. Ia menderita lobster claw
syndrome, jari yang bengkok
menyerupai lobster.

Sewaktu Hee Ah Hee duduk di bangku
TK, ibunya memutuskan agar ia belajar
piano supaya jari-jarinya kuat dan
dapat memegang pinsil untuk menulis.
Awalnya ketika baru 3 bulan belajar,
ia dikeluarkan karena guru sekolahnya
tak sanggup mengajarnya. Tapi
perjuangan ibunya dan Hee Ah Hee
membuahkan hasil. Satu tahun
kemudian, ia sudah menunjukan
kebolehannya dengan memenangkan
kejuaraan piano di TK-nya.

Prestasi itu diikuti dengan
kemenangannya sebagai juara pertama
piano untuk anak-anak cacat di
usianya yang ke-7. Presiden Korea
sendiri yang memberi penghargaan
tersebut. Kini, Hee Ah Hee telah
menggelar ratusan konser di seluruh
dunia, termasuk Indonesia.

English: Concert pianist, Lee Hee-ah, was born...

English: Concert pianist, Lee Hee-ah, was born in South Korea with severe physical impairments, but her disabilities have not stopped her from achieving her goals (Photo credit: Wikipedia)

Fadhliyahtidak ada yang tidak mungkin
sepanjang kita ada kemauan dan
berusaha, penuh ketekunan dan pantang
menyerah dalam mencapai mimpi!

—–Sponsor——————-

Kumpul Dengan Teman-Teman Se-Nusantara
Belajar Bisnis Bareng – Tolong Menolong – Bahu membahu
Hanya di AsianBrain!
www.AsianBrain.com 

dan setelah membaca … huahuahuaaaaaa … meleleh bin melting dibuatnya.