.: Berkah dari sampah :.

Alhamdulillah dapat percikan berkah dari gerimis pagi sepulang belanja di pasar fuuuuuu … gerimis menghapus lelah. Tiba di rumah disambut kabar pagi di tipinya bang one, kali ini tentang “sampah masyarakat“. Wooow, sesuatu nih !!! … Ups, sampah masyarakat disini maksudnya sampah-sampah organik dan anorganik limbah rumah tangga dan industri, bukannya sampah masyarakat dalam konotasi negatif  dari sekelompok manusia yang cukup meresahkan lahir bathin. News kali ini tentang pengolahan sampah di beberapa wilayah di Indonesia dan Malaysia. Melirik dari pengolahan sampah negara tetangga yang satu ini sepertinya sukses bikin kita iri. Mereka mengolah sampah sudah menggunakan teknologi tinggi dan konon katanya dikelola oleh pihak swasta. Untungnya, di Indonesia ada beberapa orang yang punya ide kreatif dan sangat sadar akan pentingnya kebersihan yang akhirnya menginisiasi gerakan pengolahan sampah.

Ada hikmah di balik musibah, demikian Pak Bambang akhirnya menginisiasi gerakan bank sampah “gemah rimpah” pasca bencana di Bantul. Di awal perjalan gemah rimpah ini, Pak Bambang dan teman-temannya hanya menjadwalkan 3 hari dalam seminggu, namun karena semakin banyaknya nasabah, bank sampah pun beroperasi setiap hari. Jadi nasabah yang ingin menyetorkan sampahnya bisa memilih sendiri kapan mereka akan datang.

Penasaran ingin tahu aktivitas keseharian dari Gemah Rimpah ??? … intip linknya yuuuuuks  http://www.forplid.net/artikel/95-gerakan-bank-sampah-dari-bantul-.html atau seabrek aktivitas dari bank-bank sampah lain bisa diintip di sini juga lho http://depokbebassampah.wordpress.com/  dan … di sini juga bisa http://banksampah.org/index.php?page=home

selamat mengintip, semoga terinspirasi ^^d

Iklan

.: Mengeja Hujan :.

November

November (Photo credit: Cape Cod Cyclist)

H untuk  Hotel

U untuk Uniform

J untuk Juliet

A untuk Alpha

N untuk November

Hujan …

Dan Hujan masih untuk November …

karena November pun tak bisa jauh dari hujan

yang meninggalkan rasa, basah dan lembab untuknya

dan kumpulan awan yang tak lelah mengarak

Hohoho … November dan Hujan yang setia menitik, mengantar hingga

masanya …. Desember menjelang

**********************************************************************

menyematkan ejaan alphabet biar ingat terus ^^d

A: Alpha
B: Bravo
C: Charlie
D: Delta
E: Echo
F: Foxtrot
G: Golf
H: Hotel
I: India
J: Juliet
K: Kilo
L: Lima
M: Mike
N: November
O: Oscar
P: Papa
Q: Quebec
R: Romeo
S: Sierra
T: Tango
U: Uniform
V: Victor
W: Whiskey
X: X-ray
Y: Yankee
Z: Zulu

.: Ki Hujan :.

Vilaiti Siris Albizia saman (= Samanea saman) ...

Vilaiti Siris Albizia saman (= Samanea saman) in Kolkata, West Bengal, India. (Photo credit: Wikipedia)

Alhamdulillah akhirnya hujan kembali menyapa, setelah cukup lama membuat pagar-pagar hijau di kiri-kanan jalan dan taman kota kering meranggas. Dan berbicara hujan tentang pagar-pagar hijau alias pohon-pohon pelindung itu, ada satu nama yang tentunya sangat “sesuatu” … it’s Ki Hujan. Yup, namanya memang demikian. Tumbuhan yang berasal dari Hutan Savana Peru, Brasil dan Meksiko ini menjadi salah satu yang paling banyak ditanam dalam rangka one mam one tree karena kemampuannya menyerap karbon yang cukup tinggi. 28,5 ton per tahunnya wow spektakuler !!!  Hebat, namanya unik pula … Ki Hujan, lantaran air sering menetes dari tajuknya akibat kemampuan menyerap airnya yang cukup kuat. Selain itu, Ki Hujan juga punya banyak nama, yaitu Trembesi, di beberapa daerah di Indonesia : Kayu Ambon (Melayu), TrembesiMunggurPunggurMeh (Jawa), Ki Hujan (Sunda). Dalam bahasa Inggris pohon ini mempunyai beberapa nama seperti, East Indian Walnut,Rain TreeSaman TreeAcacia Preta, dan False Powder Puff. Di beberapa negara Pohon Trembesi ini disebut Pukul Lima (Malaysia), Jamjuree (Thailand), Cay Mura (Vietnam),Vilaiti Siris (India), Bhagaya Mara (Kanada), Algarrobo (Kuba), Campano (Kolombia),Regenbaum (Jerman), Chorona (Portugis). Dan yang terpenting dalam bahasa latin/ilmiahnya  versi wikipedia sebagai berikut :

Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Upafamili: Mimosoideae
Genus: Albizia
Spesies: A. saman

:: Albizia saman Jacq. Merr. ::
=======================================================

Lihatlah gadis yang berjalan sendiri di pinggir sungai
Lihatlah rambutnya yang panjang
dan gaunnya yang kuning bernyanyi bersama angin
Cerah matanya seperti matahari
seperti pohon-pohon trembesi
Wahai, cobalah tebak kemana langkahnya pergi

(“Gadis dan Sungai”, karya Emha Ainun Nadjib dari buku “Sesobek Buku Harian Indonesia)

======================================================