Renungan : saat – setiap

Sebuah Renungan Bagi Kita Semua

Saat senang aku cari pasanganku
Saat sedih aku cari orang tua

Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku
Saat gagal aku ceritakan pada bapak

Saat bahagia aku peluk erat pasanganku
Saat sedih aku peluk erat ibuku

Saat liburan aku bawa pasanganku
Saat aku sibuk, anak kuantar ke rumah bapak

Saat sambut valentine, selalu beri hadiah pada pasangan.
Saat sambut hari ibu, aku cuma ucapkan “Selamat Hari ibu”

Selalu aku ingat pasanganku
Selalu ibu yang ingat aku

Setiap saat aku akan telpon pasanganku
Kalau inget aku akan telpon orang tuaku

Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu

Renungkan :

“Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja…
bolehkah kau kirim uang untuk orang tuamu?
Ibu tdk mnta banyak, lima puluh ribu sebulan pun cukuplah”.

Berderai air mata jika kita mendengarnya . . .
Tapi kalau mereka sudah tiada . . .
Papa . . Mama . .
Aku Rindu . . . . Sangat Rindu . . . .

sumber : DuniaPustaka.com Tempat Download Buku Gratis

athir_mengharap

athir_mengharap (Photo credit: didiz rushdi)

 

.: Rindu Biru :.

Merepih awan di bentangan langit abu-abu

aku berjalan di sela-sela tirai hujan yang basah, sekedar mengintip bayang mejikuhibiniu

tapi rupanya pendarnya masih terhalang kabut dan kelabu

dan padamu langit biru

sepertinya aku mulai rindu …

tapi aku tak ingin beradu dengan badai

setidaknya di sepenggalan perjalanan ini

biarkan aku sendiri, menggamit ketenangan

hingga saatnya nanti kita kembali berpetualang

 

*. psssttt hohoho … kesannya kayak ninja hattori ^^d