Allah Maha Baik

Memampukanku sebelum mengujiku, Allah Maha Baik.

Aku terjatuh dengan kepala bocor dan lengan kiri yang nyaris lepas, akibatnya penelitian tertunda yang akhirnya harus ku batalkan karena kondisi kesehatan pasca kecelakaan. Alhamdulillah saat itu kuliah sudah habis, jadi tak masalah meski berbulan-bulan tak menampakkan wajah di kampus. Allah memampukanku sebelum mengujiku, Allah sangat Baik.

Penelitian yang gagal membuatku harus berjuang dari nol kembali. Di satu hari, aku memberanikan diri menghadap ke dosen pembimbing dan meminta maaf karena tak mampu melanjutkan penelitian. Sebenarnya, sebelum menghadap ke dosen pembimbing aku telah mengupayakan hal-hal yang aku sanggupi saat itu, ke sana ke sini membawa lengan kiri yang nyeri dan terbalut perban. Dari semua orang yang berinteraksi denganku saat itu aku harap tak ada seorangpun yang tahu kondisiku, Alhamdulillah pakaian dan jilbabku menutupi semua kekuranganku.  Di perjalanan pulang aku berusaha menahan  berat dan panas, air mata memenuhi kelopak mataku, namun saat berada  di dalam pete-pete (baca:angkot), akhirnya tumpah juga. Bersyukur saat itu aku penumpang pertama untuk beberapa saat lamanya, cukup untukku menghibur dan membesarkan hatiku. Alhamdulillah, Allah begitu baik.

Enam bulan kemudian, aku kembali memberanikan diri menghadap ke seorang dosen untuk membimbing aku dalam penelitian baruku. Alhamdulillah beliau sangat welcome, dan mulailah aku berjuang dengan penelitian ke dua. Ada hikmah di balik semua musibah, penelitian ke dua membawa berkah besar buatku.  Sujud syukurku, Alhamdulillah.

Seiring berjalannya waktu, semakin jauh berjalan semakin aku merasakan nikmat dan kasih Allah yang tak berhingga padaku. Saat aku lemah tak berdaya, aku berdoa semoga Allah memampukan aku agar mampu sholat berdiri, namun lagi-lagi Allah memampukan banyak hal untukku. Alhamdulillah Allah Maha Baik.

20150124_165016.jpg

 

 

Iklan

i need Allah

I need Allah … yes !!! sangat … selalu. Seperti sebaris kalimat singkat di Header-I need Allah-Analekta, di susah, sedih dan senangku i need Allah dan sepanjang hari bersama-Nya adalah [sesuatu] …

dan segala yang bernama [sesuatu] itu aku sangat bergantung pada Nya dan setiap detik waktu, setiap detak jantung adalah berkah tak terhingga. Dan sejatinya pada tiap-tiap keberkahan ada bait-bait syukur yang menyertainya. Berdzkir dan berdoa adalah salah satu ungkapan rasa terima kasih dan syukurku pada Nya. Dan di pagi yang basah ini, ditemani embun dan bulir-bulir kristal basahnya, ku untai Rabithah pagiku ini sebagai wujud syukurku untuk setiap [sesuatu] yang berkah yang amat sangat tak berhingga.

Aku berada di pagi hari ini sementara segala kekuasaan adalah milik Allah. Segala puji bagi Allah, tidak ada yang berhak diibadahi secara benar melainkan Allah semata, tiada sekutu bagiNya. MilikNya-lah segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Robb, aku memohon kepadaMu kebaikan yang ada pada hari ini dan kebaikan yang ada setelahnya. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan yang ada pada hari ini dan keburukan yang ada setelahnya. Ya Robb, aku berlindung kepadaMu dari rasa malas dan hari tua yang tidak menyenangkan. Ya Robb, aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka dan siksa kubur.

Ya Allah, dengan pertolonganMu aku berada di pagi ini dan dengan pertolonganMu pula kami berada di sore hari, dengan pertolonganMu kami hidup dan dengan pertolonganMu kami mati, serta hanya kepadaMu kami dibangkitkan kelak.

Ya Allah, sesungguhnya pada sore ini, aku bersaksi di hadapanMu, di hadapan para malaikat penjunjung ‘ArsyMu, para malaikatMu (yang lain) serta seluruh makhluk ciptaanMu bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada yang berhak diibadahi secara benar melainkan Engkau semata, tidak ada sekutu bagiMu, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulMu.

Ya Allah, setiap kenikmatan yang aku dapatkan pada pagi ini atau yang didapatkan oleh salah seorang hambaMu, maka pasti berasal dariMu semata, tidak ada sekutu bagiMu. Hanya bagi segala puja-puji dan syukur.

Aku berada di pagi ini di atas fitrah islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad SAW dan di atas agama bapak kami Ibrahim, sebagai seorang muslim yang lurus dan tidak termasuk orang-orang musyrik.

Dan akhirnya Ya Allah, limpahkanlah sholawat beriring salam kepada Nabi kami Muhammad.

*** ___***

Aamien aamien aamien yaa Robbal’aalamien

A medalion showing the name 'Allah' in Hagia S...

A medalion showing the name ‘Allah’ in Hagia Sophia, İstanbul (Photo credit: Wikipedia)

Ketika  Fajar membuka hari, ketika itu pula kehidupan kembali dimulai.

Terjaga oleh cahaya yang mengintil lewat kisi-kisi jendela, ingatlah bahwa kehidupan baru mulai menggeliat.

Kehidupanmu pun kembali bergerak, ingat dan bersyukurlah, kehidupan masih memihakmu.

Alhamdulillahilladziy ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihinnusyuuur

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan dan kepada-Nya kami akan kembali.

***.

malam tlah berlalu, slamat datang kau matahari ^^d