Pesan Hujan

Bau basah …

Hmmm, rupanya hujan di luar jendela

tik tik tik, menitik kemudian menderas …

inilah jawaban dari panas dan gerah yang menyengat siang

lalu berganti mendung yang mengiring petang dan membawa pesan akan sejuknya  titik-titik hujan yang akan turun

dan semut-semut yang keluar dari sarang memenuhi permukaan, pun adalah pembawa pesan dari hujan. Demikian Nenek bertutur di satu senja.

Oh, aku selalu suka pada pesan ini, dan selalu suka pada barisan semut di dinding  atau yang kemudian membuat rumah baru di atas tanah dan lapisan serasah.

 

nenek

nenek (Photo credit: Nono Fara)

Pada hujan yang basah, aku bersuka cita. Pada semut-semut pembawa pesan, mestinya aku malu tapi kalian sungguh peka dan sangat menginspirasi.

 

Pada Nenek aku berterima kasih

 

Hujan dan Subuh

Mensemesta, bertasbih bersama embun dan tanah basah.

Allaahumma shoyyiban naafi’an, ada keberkahan menyertainya.

Menderas di antara lantunan merdu suara muadzin yang menggema

Menggetarkan hati hamba-hamba yang merindu untuk bersegera

Namun, tak bagi jiwa-jiwa angkuh yang merasa akan hidup selamanya

Dahan-dahan dan pucuk, embun dan tanah basah semua tunduk bertasbih, oh mensemesta bertasbih pada Nya.

Dan  kita yang pulas berkemul, oh malunya.

Sungguh.

Asholatu khairum minannaum
Asholatu khairum minannaum

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi
Berkumandang suara adzan
Mengayun memecah sunyi
Selang seling sahutan ayam

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi
Berkumandang suara adzan
Mengayun memecah sunyi
Selang seling sahutan ayam

Tapi insan kalaupun ada hanya
Mata yang celik dipejam lagi
Hatinya penuh benci
Berdengkurlah kembali
Begitulah peristiwa di subuh hari
Suara insan di alam mimpi

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi
Berkumandang suara adzan
Mengayun memecah sunyi
Selang seling sahutan ayam

Ayuh bangunlah
Tunaikan perintah Allah
Bersujud mengharap keampunan-Nya
Bersyukurlah bangkitlah segera
Moga mendapat keridhoan-Nya
Begitulah peristiwa di subuh hari
Setiap pagi setiap hari

Asholatu khairum minannaum
Asholatu khairum minannaum
Hayaa ‘alash sholaah
Hayya ‘alal falaah

Ayuh bangunlah
Tunaikan perintah Allah
Bersujud mengharap keampunan-Nya
Bersyukurlah bangkitlah segera
Moga mendapat keridhoan-Nya
Begitulah peristiwa di subuh hari
Setiap pagi setiap hari

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi
Berkumandang suara adzan
Mengayun memecah sunyi
Berkumandang suara adzan

Tabuh berbunyi
Berkumandang

Bahasa Melayu: Titisan air hujan di atas permu...

Bahasa Melayu: Titisan air hujan di atas permukaan daun. (Photo credit: Wikipedia)

senandung selepas hujan

Dengarkan sisa hujan semalam, yang masih menetes di atas genting. Ada kelembutan makna yang mengubah segala kisruh di hati.
tanah, rerumputan dan dahan telah basah karena nikmatNya yang tak pernah habis.
Semoga hidup kita pun berkelimpahan berkah
Allah… berkahilah hari ini…

humming after rain
Listen to the rest of the rain last night, still dripping on the roof. There is a sense of tenderness, change everything chaotic.
soil, grass and branches have been wet because of the joy that neverruns out.
May the abundant blessings of our lives
God … bless this day …