:: Episode “Hujan” ::

Mendung !!! mendung menggantung di ujung langit. mungkin akan turun hujan … mmm, mungkin juga tidak. Ada yang bilang sih, mendung tak berarti hujan. Akan atau tak, toh jika masanya tiba, hujan akan tetap hadir menitik dan menderas di satu sela, celah ruang dan waktu atas seizin-Nya.

Hmmm, jadi ingat, almarhumah dear grandma suatu hari saat  aku melihat banyak semut yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah, beliau berkata : “semut-semut yang bersarang di dalam tanah sudah mulai bermigrasi ke tempat yang lebih tinggi, itu adalah salah satu pertanda akan turun hujan. Hujan menitipkan pesan melalui semut-semut itu, meskipun hujan sendiri adalah pesan untuk kita “.

Hujan adalah pesan.

Hujan membangunkan binatang dan biji-bijian yang berhibernasi,

karena hujan pokok dan pucuk pun tersenyum

Oh, tak hanya itu, …

Hujan pun bisa menjadi teman kanak-kanak yang sangat menyenangkan. Hujan selalu hadir dengan kerdipan nakalnya, mengajak kita keluar berpesta, menderas bersama lebat curahnya. Memaksa kita menikmati ligatnya tanah penuh lumpur tanpa alas kaki, merasakan megahnya berbasah-kuyup di deras air dan gemuruh gunturnya.

Hmmmm … hujan selalu punya cerita

Hujan memberi inspirasi

Selamat Datang Hujan

***. “… Hujan kau ingatkan aku, tentang satu rindu … “Dear Grand Ma” …sudah mengajarkan banyak hal, semoga Allah mengampuni, melapangkan kuburnya dan mempertemukan kami kelak … amin.