:: Si Tukang Giling n’ Me

Adi. Demikianlah orang-orang memanggilnya, termasuk aku kemudian. Seorang tukang giling aneka bumbu dan rempah di sebuah pasar tradisional di Makassar. Pasar Terong tepatnya.

Pagi ini, berbekal sekilo cabe besar aku melangkahkan kaki ke los Si Adi, menyusuri lorong-lorong pasar yang sudah mulai ramai. Semakin mendekati los Si Adi, intro musik yang sangat familiar di telingaku, membuatku mempercepat langkah … kali ini lebih bersemangat mendekati sumber suara ^^d. Dan,,, aha !!! benar saja … “good Adi”, batinku pelan mendekati meja penuh bumbu aneka rempah, meletakkan sekantong bawaanku dan mendapatinya sedang menata barang dagangannya sambil bernyanyi penuh semangat mengikuti lirik lagu yang mulai mengalun …

Hora, asi moto wo mite goran

Korega anata no ayumu michi

“giling”, kataku, membuatnya sedikit terkejut dan berbalik ke arahku dan memberi isyarat padaku ” setelah ini ya !!!… yup, kira-kira maksudnya seperti itulah. Setelah ia selesai menata dagangannya yang memang hampir selesai menurutku, kemudian berbalik dan melanjutkan pekerjaannya, eh nyanyinya juga lho hehehe…

Haha ga kureta takusan no yasashisa

Ai wo idaite ayumeto furikaesita …

Ano toki wa mada osanakute iminado siranai

hmmm … Kiroro featuring Adi hhahaaaa … boleh-boleh … toh aku sangat menikmati pagi ini, menunggu lama pun tak masalah, tapi bukan Adi dong namanya klo anggurin pelanggannya lama. Tak cukup lima menit dagangannya akhirnya selesai ditata dan melanjutkannya ke Cabe milikku.

“kasar, halus, atau sedang”, kalimat andalannya saat hendak menggiling. “sedang”, jawabku. Dan akhirnya digilinglah sekilo bawannku itu… sssttt … sambil bernyanyi lho …

Yume wa itsumo sora takaku aru kara

Todokanakute kowai ne dakedo oi suzukeruno

Jibun no sutori dakara koso akira metakunai …

Hasil gilingan sudah di tangan, ongkos giling sudah dibayar, dengan ucapan terima kasih, aku pun beranjak meninggalkan Los dan duet langka yang juga hampir selesai, membawa semangat Hora Kiroro dan Adi pagi ini yang sangat ingin kubagi .Rencananya sih sesampai di rumah nanti, akan berbagi cerita sambil  ditemani semangkok indomie (kesannya kayak di iklan indomie begitu), eh ternyata nyampe rumah gas habis mana tukang gas nya lama pula datangnya wkwkwk … nasib 12 jari deh …

“Nah, begitu ceritaku, apa ceritamu ??? …”

Iklan

~ Mirai E (Menuju Masa Depan) ~ Kiroro

Nigiri sushi

Nigiri sushi (Photo credit: Wikipedia)

Hora, asi moto wo mite goran
(Ayoo…lihatlah langkah kakimu..)

Korega anata no ayumu michi
(Itulah jalan kehidupanmu….)

Hora, mae mo mite goran
(Ayoo…lihatlah pula ke depan..)

Arega anata no mirai
(Disanalah masa depanmu..)

Haha ga kureta takusan no yasashisa
(Begitu banyaknya bunda telah memberikan kasih sayangnya….)

Ai wo idaite ayumeto furikaesita
(Bersama Cinta bunda dapatku mengerti….kehidupan yg silih berganti )

Ano toki wa mada osanakute iminado siranai
(Saat itu aku masih terlalu kecil…belum mengerti arti semua itu )

Sonna watashi no te wo nigiri
Isyoni ayunde kita
(Bunda yang selalu membimbingku dalam menjalani

masa depan )

Yume wa itsumo sora takaku aru kara
(Cita cita selalu tinggi di atas langit )

Todokanakute kowai ne dakedo oi suzukeruno
(Bila tak tercapai memang menyedihkan, tetapi jangan takut tetaplah melangkah bercita-cita)

Jibun no sutori dakara koso akira metakunai
(Tentukan langkah sejarah hidupmu..Janganlah berputus asa

Fuang ni naru to te wo nigiri isyoni ayundekita
(Jangan cemas dan jangan takut…do`a bunda selalu menyertaimu )

Sono yasashisa wo tokiniwa iyagari
(Kasih sayang itu ..dulu selalu kulecehkan…selalu kusakiti hati bunda )

Hanareta haha he suna wo ni narezu
(Sekarang jauh terpisah dari bunda….baru ku sadari segalanya )

Hora asi moto wo mite goran kore ga anata no ayumu michi
(Ayoo..lihatlah langkah kakimu…itulah perjalanan hidupmu )

Hora mae mo mite goran arega anata no mirai
(Ayoo…lihatlah pula kedepan…di sanalah masa depanmu )

Mirai e mukatte
Yukkuri to aruite ikou
(Perlahan namun pasti…jemputlah masa depanmu dengan hati penuh keyakinan )

*Hora, asi moto wo mite goran / Korega anata no ayumu michi
(Ayo, lihatlah langkah kakimu / Itulah jalan kehidupanmu)
Hora, mae mo mite goran / Are ga anata no mirai
(Ayo, lihatlah pula ke depan / Disanalah masa depanmu)

Haha ga kureta takusan no yasashisa
(Begitu banyak kasih sayang yang telah ibunda berikan)
Ai wo idaite ayumeto furikaesita
(Bersama cintanya dapat ku mengerti kehidupan yang silih berganti)
Ano toki wa mada osanakute iminado siranai
(Saat itu aku masih terlalu kecil, belum mengeri arti semua ini)
Sonna watashi no te wo nigiri / Isyoni ayunde kita
(Ibunda yang telah membimbingku dalam menapaki masa depan)

Yume wa itsumo sora takaku aru kara
(Cita-cita selalu tinggi di atas langit)
Todokanakute kowai ne dakedo oi suzukeruno
(Bila tak tercapai memang menyedihkan, tetapi jangan takut tetaplah melangkah mencapainya)

Jibun no sutori dakara koso akira metakunai
(Tentukan langkah hidupmu, janganlah berputus asa)
Fuang ni naru to te wo nigiri isyoni ayundekita
(Jangan cemas dan takut, do’a ibunda selalu menyertaimu)

Sono yasashisa wo tokiniwa iyagari
(Kasih sayang itu dulu selalu tak kupedulikan, kusakiti hati ibunda)
Hanareta haha he suna wo ni narezu
(Sekarang jauh terpisah dari ibunda, baru kusadari segalanya)

Mirai e mukatte / Yukkuri to aruite ikou
(Perlahan namun pasti, jemputlah masa depanmu dengan penuh keyakinan)