sendiri

hanya aku dan bayangan yang akhirnya kusadari bahwa itupun hanya diriku

aku dan sendiriku

tak mengapa, toh aku tak cukup tahu tentang dirimu untuk kemudian berbesar hati memaknai sendiriku

aku tak meminta, tika kemudian kamu datang menawarkan rasamu

dan meski aku tak peduli, hatimu tak jera hingga akhirnya aku mencoba menemukan dan menghadirkanmu dalam mayaku

dan sungguh lelah rasanya, ternyata rasamu juga palsu dan semu

dan kini rasa lelah ini pun terasa begitu biasa, jenuh

tapi tak mengapa, toh aku pun tak  cukup mengenalmu, meski aku tlah mencoba menghadirkanmu dalam mayaku

aku merelakanmu untuk berbesar hati pada sendiriku.

 

 

 

 

Smangat !!! Sayang ^^d

 

Mari bergegas sayang

Jalan panjang masih membentang

Aral pun masih sigap menghadang

Dan hari mungkin mulai petang

Namun kuharap kau tak patah arang

Karena kita akan saling menopang

pun jika akhirnya malam menutup petang

Aku di sampingmu, bersama kita mengarung di bawah pendar cahaya bulan dan bintang-bintang

Oh iya, bukankah malam bisa menjadi selimut jika penat dan lelah menyerang ?

Dan di esok tika fajar membuka hari dan semburat keemasan mulai tersenyum di ufuk timur, kita tlah siap tuk kembali berjuang.