Belajar EMKL : Berita Acara Stuffing

KOP SURAT

BERITA ACARA STUFFING DOMESTIK PRODUK PERIKANAN

           Dengan ini kami menyatakan pada hari Rabu, tanggal 07 Agustus 2019 telah dilaksanakan kegiatan stuffing produk perikanan tujuan domestik dan diawasi oleh petugas pengawasan dari Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BBKIPM) Makassar, adapun data dan informasi produk sebagai berikut :

1. a. Nama Perusahaan / UPI

b. Alamat

CV. Simpul Agro Globalindo

Jl. Gusung Makmur No. 13, Maccini Sombala, Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, 90224, Indonesia

2. a. Jenis Produk

b. Volume

c. Jumlah Kemasan

Rumput Laut Kering

76.500 Kg

1.530 Bags

3. a. Nama Perusahaan Penerima

b. Alamat

PT. Agar Swallow

xxxxxxxxxx

4. Negara Tujuan Indonesia
5. Tanggal Stuffing

a.    Waktu

b.    Nomor Kontainer / Seal

 

11:00

CTPU 9722997 / CTP2 0590965

– CTPU 9715128 / CTP2 0590966

– CTPU 9709104 / CTP2 0590967

6. a. Kondisi Suhu Sebelum Stuffing

b. Kondisi Suhu Sesudah Stuffing

7. Perkiraan Tanggal Berangkat 13 Agustus 2019
8. a. Nomor HC

b. Tanggal Penerbitan HC

 

Demikian berita acara ini kami buat berdasarkan data yang ada.

Makassar, 07 Agustus 2019

 

Mengetahui :

Pimpinan UPI                                                                    Petugas Pengawasan

 

(MURSALIM)                                                                     (MUZAKKIR)

=========================================================================

Demikian contoh Berita Acara Stuffing. Berita Acara juga harus menyertakan laporan foto kegiatan stuffing di lokasi pemuatan.

Belajar EMKL : Form Bentuk 1D

Form Bentuk 1 D merupakan form dengan rangkap 4 yang wajib diisi oleh Perusahaan Jasa EMKL  sebagai permintaan kepada pihak Pelindo untuk pelayanan jasa terminal peti kemas. Data-data permintaan yang tertulis pada fom 1 D antara lain :

  1. Nama kapal
  2. voyage
  3. GRT/panjang kapal
  4. tanggal tiba
  5. pelabuhan asal/ tujuan
  6. jenis pelayaran
  7. rencana kerja/kegiatan (tanggal dan jam)
  8. jumlah gang kapal
  9. jumlah bongkar muat
  10. jenis pelayanan jasa terminal peti kemas (stevedoring, haulage/trucking, lift on full, lift off full, lift on empty, lift off empty, stripping, stuffing, haulage/trucking empty, jasa reefer, angkut/ret, dermaga, penumpukan).
form 1D

form 1D

 

contoh surat penawaran

[kop surat perusahaan]

Makassar, 24 September 2011

No.        :  …

Perihal : Penawaran Freight Container

Lamp.  : –

Kepada Yth    :

Attn.                 : …

Fax.                   : …

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan penawaran EMKL Fee untuk jasa pengiriman laut jenis barang [Beras], kondisi Door to Port (D/P) dengan lokasi sebagai berikut :

*Makassar (Door)  –  Surabaya (Port)……………………… Rp. 4.550.000 / 20’

Note :

  • Pembayaran prepaid Makassar dan dilaksanakan 1 (satu) minggu setelah  barang tiba di Pelabuhan Tujuan.
  • Perubahan Harga akan diinformasikan sebelum melakukan stuffing di container.
  • Harga tersebut di atas berlaku mulai stuffing ter tanggal 24  September  2011.
  • Dianjurkan pihak shipper untuk mengasuransikan barangnya dalam keadaan all risk warehouse to warehouse.
  • Biaya Buruh Makassar dan Surabaya ditanggung oleh pihak ekspedisi.

Atas kepercayaan dan kerjasamanya, kami haturkan terima kasih.

Hormat kami,

[……………….]

Depo Tanto - Port Hatta, Makassar

Depo Tanto – Port Hatta, Makassar

footnote :

untuk kondisi pengiriman sendiri ada beberapa jenis, yaitu :

Door to Port (D/P) : kondisi pengiriman di mana barang dijemput/diambil dari gudang atau lokasi yang di luar pelabuhan dan diterima oleh costumer di pelabuhan (port) tujuan.

Door to Cy (D/Cy) : kondisi pengiriman di mana barang dijemput/diambil dari gudang atau lokasi yang di luar pelabuhan dan diterima oleh costumer di pelabuhan (port) tujuan, dengan biaya OPP/THC di pelabuhan tujuan telah atau dibayarkan oleh pihak eskpedisi.

Door to Door (D/D) : kondisi pengiriman di mana barang dimuat/diambil dari gudang atau lokasi yang di luar pelabuhan untuk selanjutnya diteruskan ke gudang/pabrik tujuan atau dalam dunia Ekspedisi dikenal dengan istilah. dooring.

Port to Port (P/P) : kondisi pengiriman di mana barang dimuat di depo pelabuhan asal dan diterima oleh costumer di pelabuhan (port) tujuan.

Port to Door (P/D) : kondisi pengiriman di mana barang dimuat di depo pelabuhan asal dan diterima oleh costumer di gudang/pabrik.