Waspadalah

Assalam ‘alaikum warohmatullah

Dear sekalian, terkhusus pengguna fasilitas internet banking. Sekedar membagi pengalaman yang semoga bermanfaat bagi kalian.

Jelang siang tadi, saya mengecek kembali mutasi rekening saya. Meskipun kemarin siang saya juga sudah cetak buku tabungan di bank. Dan benar saja, ada sesuatu yang aneh dan mengejutkan, sangat mengejutkan. Ternyata ada begitu banyak transaksi yang tak saya kenali. Dana masuk dari beberapa orang dan … yang membuat saya lebih terkejut lagi pendebetan dari rekening saya yang nilaix besar ke rekening seseorang yg tak saya kenali pula sementara saya pun tak merasa pernah melakukan transaksi tersebut. Saya pun segera menyadari, sesuatu telah terjadi. Saya pun langsung teringat pada seorang teman korban phishing. Saya membaca setiap transaksi aneh itu, beberapa transaksi sepertinya dilakukan melalui atm bersama. Saya pun segera memeriksa kartu ATM saya, Alhamdulillah ATM nya ada. Akhirnya saya segera mencetak mutasi di internet banking saya dan berencana mendatangi bank cabang terdekat. Namun, terlebih dahulu saya menelpon ke CS bank tersebut dan meminta untuk memblokir rekening saya. Si CS menanyakan alasan saya memblokir akhirnya saya pun menceritakan kejadiannya. Setelah saya menyebutkan nomor rekening dan nomor kartu saya seperti instruksi Si Mbak CS, ia pun memeriksa rekening saya, namun anehnya transaksi-transaksi yang saya maksud tidak terbaca di sistemnya, namun demi keamanan ia tetap memblokir rekening saya dan menyarankan saya segera mendatangi bank cabang terdekat.
Sesampai di bank cabang terdekat, saya pun menceritakan hal yang sama pada CS yang melayani saya. Memperlihatkan hasil cetak mutasi saya.
Setelah memeriksa rekening saya di sistem, tapi seperti penjelasan Mbak CS via telepon transaksi-transaksi tersebut tidak terbaca oleh sistem. Mereka juga bingung dan mengcopy hasil cetak mutasi yang saya bawa.
Alhamdulillah, transaksi-transaksi aneh tersebut tidak mempengaruhi saldo rekening saya.
Meski demikian saya masih merasa was-was namun si CS mengatakan bahwa rekening saya aman karena pin dan token ada pada saya.
Alhamdulillah, lega juga akhirnya. Saya pun meminta si cs memulihkan kembali rekening saya dan mencetak buku tabungan saya. Dan sebelum meninggalkan bank, tak lupa saya mengganti pin ATM saya

Alhamdulillah semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya dan semoga bermanfaat.
Aamin

Wassalam

Penipuan bermodus Phishing

Perkembangan teknologi membawa efek positif dan negatif bagi kita. Kalau efek positif ya Alhamdulillah, sangat baiklah buat kita, tapi kalau sebaliknya efek negatif, na’udzubillah semoga kita terhidar darinya. Salah satu efek negatifnya adalah makin marak dan beragamnya modus penipuan, mulai dari sms minta pulsa, inilah itulah, pokoknya ada saja cara yang digunakan oleh para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Seperti email dari Bank Mandiri yang baru saja aku terima pagi ini berjudul “Waspadai Penipuan Bermodus Phishing”, yang kemudian aku share di beranda analekta ini agar saya dan anda-anda semua yang kebetulan lewat atau tak sengaja menemukan tulisan ini, bisa sama-sama waspada.

Apa itu Phishing?

Phishing adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara tidak sah dengan tujuan penipuan atau kejahatan.
Bagaimana phishing dilakukan?

Teknik Phishing yang sering digunakan:

Menggunakan format dan alamat e-mail palsu untuk meminta data rekening dengan alasan perbaikan/upgrade sistem
Menggunakan website palsu yang mirip dengan website Bank Mandiri yang resmi
Mengirimkan form isian melalui e-mail yang meminta user ID, password atau PIN

Teknik ini dilakukan untuk mendapatkan User user ID, password atau PIN secara tidak sah.
Mencegah phishing

Selalu periksa alamat website yang Anda kunjungi di address bar browser Anda. website resmi bank, yaitu: http://www.bankmandiri.co.id
Jangan pernah memberikan User ID atau PIN Anda pada orang lain bahkan staf Bank Mandiri sekalipun. Bank Mandiri tidak pernah menanyakan nomor PIN untuk alasan apapun.
Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian.
Jika Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa Bank Mandiri sedang meng-upgrade system dan meminta Anda melakukan konfirmasi dengan data-data pribadi, jangan reply atau meng-klik link yang ada pada e-mail tersebut. Bank Mandiri menerapkan kebijakan untuk tidak meminta pemilik rekening/Nasabah meng-update data melalui sarana e-mail.
Jika anda sudah terlanjur melakukan reply, segera hubungi mandiri call 14000 untuk melakukan penghapusan fasilitas internet banking dan silahkan mendaftar ulang melalui mandiri ATM atau cabang yang terdekat.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang email yang dikirimkan oleh Bank Mandiri atau bila Anda merasa bahwa seseorang sedang mencoba melakukan penyalahgunaan atas nama Bank Mandiri, segera hubungi mandiri call 14000

Terima kasih telah meluangkan waktu dan semoga tulisan ini bermanfaat buat anda. Terima kasih pada Bank Mandiri atas informasinya. Tetap waspada, dan jangan lupa untuk selalu memohon penjagaan pada Sang Maha Menjaga.