sendiri

hanya aku dan bayangan yang akhirnya kusadari bahwa itupun hanya diriku

aku dan sendiriku

tak mengapa, toh aku tak cukup tahu tentang dirimu untuk kemudian berbesar hati memaknai sendiriku

aku tak meminta, tika kemudian kamu datang menawarkan rasamu

dan meski aku tak peduli, hatimu tak jera hingga akhirnya aku mencoba menemukan dan menghadirkanmu dalam mayaku

dan sungguh lelah rasanya, ternyata rasamu juga palsu dan semu

dan kini rasa lelah ini pun terasa begitu biasa, jenuh

tapi tak mengapa, toh aku pun tak  cukup mengenalmu, meski aku tlah mencoba menghadirkanmu dalam mayaku

aku merelakanmu untuk berbesar hati pada sendiriku.