seperti judul sinetron

[27/9 15.11] Cess Alma: Tembemx ta li..
[27/9 15.11] Cess Alma: Kentara bahagiax. Haha
[27/9 15.11] my fadhliyah: Hahahaa pura2 bahagiaji
[27/9 15.11] my fadhliyah: Nd usahmi na tau dunia susahta bela
[27/9 15.12] my fadhliyah: Ka masih banyak yg lbh susah hidupnya
[27/9 15.16] Cess Alma: Bha…
[27/9 15.16] Cess Alma: Termasuk sy dan sukma
[27/9 15.16] my fadhliyah: 👌
[27/9 15.16] Cess Alma: Tp beda2 susahx
[27/9 15.16] Cess Alma: Hahah
[27/9 15.17] my fadhliyah: Iyalah itumi na beda2 judul sinetron ka beda2 cerita hidupnya org
[27/9 15.17] Cess Alma: Hahah
[27/9 15.18] Cess Alma: Deh… Asal jangan tersanjung judulx
[27/9 15.18] my fadhliyah: Hahaaa terma’bung mo deh
[27/9 15.19] Cess Alma: Lebih parah
[27/9 15.19] Cess Alma: Hah
[27/9 15.19] my fadhliyah: dudududduuuuuuuu …

Ini rekaman pesan-pesan saya via WA dengan seorang sahabat tanggal 27 september 2018. Awalnya hanya obrolan biasa saling menyapa sampai akhirnya saya mengirimkan hasil foto selfie saya padanya, kemudian mengalirlah kata-kata seperti kutipan di atas. dan mengapa pula harus sinnetron ya yang saya ambil sebagai perumpamaan padahal kalau mau jujur saya juga bukan pencinta sinetron tapi saya juga tidak bisa menutup mata kalau sinetron banyak diminati oleh perempuan-perempuan Indonesia meskipun saya tidak termasuk di antaranya. Kembali lagi kenapa harus sinetron ? saya pun tak tahu, mengalir begitu saja dan ada benarnya juga kan ? Hanya saja Sinetron yang dipertontonkan sekarang banyak yang kesannya kurang mendidik. Ini jugalah salah satu dari sekian alasan kenapa saya kurang menyukai sinetron. Meski saya pun adalah seorang pelakon di dunia yang melakonkan cerita hidup saya sendiri.

seperti sinetron

Sekedar sharing, tapi semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua…

Minggu pagi kemarin, Paman yang tinggal di Kab. Enrekang menelpon saya, menanyakan sebuah alamat, kebetulan saya sedang di luar kota namun saya tetap memberitahu kalau alamat yang dimaksud tidak jauh dari rumah, dan adik saya juga tahu alamat tersebut dan bisa mengantar beliau ke sana. Kemudian saya pun segera menghubungi orang rumah.

Tak lama berselang, kakak saya mengirimkan pesan di grup wechat kami :

Kakak : Putta, carikan dulu nomornya hery, urgent

Kakak : motornya Om Appang yang dicuri adai di toa daeng 3

Furqan, kami biasa memanggilnya Putta adalah adik saya yang tinggal di Kota Palopo.

Hery, sepupu kami seorang petugas kepolisian di Makassar.

Arfan, kami biasa memanggilnya Om Appang. Saudara Laki-laki Ibu yang tinggal di Kab. Enrekang. Kehilangan motor kesayangannya dua bulan yang lalu.

Putta : Tunggu… d gudang ka … kejar setoran

Putta : 085xxxxxxxxx.. nmrx heri

Menurut info dari rumah, setelah komunikasi dengan Heri, mereka pun bergegas menuju TKP – Toa Daeng 3 – Rumah seorang Tukang Rental Mobil, yang sebelumnya telah berkomunikasi dengan  Paman via telepon.

Berdasarkan cerita dari Paman, kemarin memang Paman sedang dalam perjalanan ke Kota Pare-pare. Paman seorang pedagang barang campuran, yang membeli barang dagangan di Kota Pare-pare karena jaraknya juga lebih dekat dibanding harus berbelanja ke Makassar. Namun, di tengah perjalanan seorang tetangga, yang ternyata Paman dari Si Pemilik Rental Mobil.

Adalah Si Pemilik Rental, telah menyewakan mobilnya ke Tuan X, namun sudah 2 minggu dari  mobil yang disewakan belum kembali. Si Pemilik Rental pun mendatangi alamat yang diberi oleh Si Penyewa, dan mobil pun dikembalikan, namun setelah melihat kondisi mobil-jok belakang dan tape sudah entah di mana-Si Pemilik Rental marah dan meminta pertanggung jawaban penyewa. Akhirnya ia menemukan sebuah motor yang kondisinya masih baru, ia pun mengambil motor tersebut sebagai jaminan sampai Si Penyewa melunasi hutangnya. Sesampai di rumah, Si Pemilik Rental memeriksa kondisi motor dan menemukan STNK pemilik motor yang alamatnya dekat dengan rumah Pamannya. Segera dihubunginya Si Paman bla bla bla … sampai akhirnya terhubung dengan Paman Kami.

” seperti sinetron, kata kami, bersyukur pada Allah ternyata Paman masih berjodoh dengan motornya, dan berterima kasih pada Si Pemilik Rental yang baik … Allah akan membalas yang lebih. Aamiin.